Ganjaran Buruh Berjuang Siap Ciptakan Harmonisasi Hubungan Industrial

Sabtu, 18 November 2023 – 07:10 WIB
Ganjaran Buruh Berjuang Ingin Ciptakan Harmonisasi Hubungan Industrial. Foto: Sukarelawan Ganjar

jpnn.com - Konsep Hubungan Industrial (HI) yang digagas kelompok relawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) melalui pembentukan Komisi Nasional (Komnas) HI membawa angin segar untuk kalangan kaum buruh dan manajemen perusahaan.

Pasalnya, Komnas HI akan menjadi sebuah lembaga yang menjembatani kepentingan antara buruh, perusahaan, dan pemerintah guna menyelesaikan segala persoalan terkait hubungan industrial.

BACA JUGA: Ganjar Komitmen Sejahterakan Buruh Melalui Pendidikan, Kesehatan & Akses Transportasi

Sosialisasi terus dilakukan kepada kalangan buruh, manajemen perusahaan dan HRD, hingga serikat Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMH) untuk mewujudkan cita-cita dari GBB tersebut

Abiin selaku salah satu buruh di PT Pandanarum Kenanga Textile (Panamtex) menilai keberadaan Komnas HI yang digagas loyalis Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ini sangat dibutuhkan.

BACA JUGA: Ganjar Creasi Dorong Peternak Probolinggo Mengekspor Biobriket Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Hal ini diungkapkan Abiin setelah mengikuti acara GBB Goes to Pabrik Bazar Ketahanan Pangan Buruh di PT Panamtex, Desa Pandanarum, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (16/11/23).

"Kalau memang ini nanti akhirnya bisa menjadi satu komisi nasional tertentu, yaitu Komisi Nasional Hubungan Industrial kami memandang sangat positif sekali," ucap Abiin.

BACA JUGA: Ulama dan Kiai Yakin Ganjar-Mahfud Bisa Berdayakan Ponpes di Daerah Pelosok

Namun, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Pekalongan ini memberikan catatan bahwa Komnas HI harus betul-betul memerhatikan kepentingan dan kesejahteraan kaum buruh sehingga menjadi secercah harapan untuk mewujudkan hubungan industrial berlandaskan pancasila.

Berbagai persoalan yang hingga kini masih menghantui kalangan pekerja mulai dari upah pekerja, pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga tunjangan sosial dan kesehatan.

"Harapannya lembaga ataupun komisi yang dibentuk itu tidak hanya sekadar catatan di atas kertas saja, tetapi benar-benar merealisasikan kerja nyata, yaitu membangun hubungan industrial yang berkeadilan sesuai dengan Pancasila," jelasnya.

Senada, Lutfi sebagai HRD PT Panamtex juga menyampaikan harapannya bila Komnas HI berhasil dibentuk.

Lembaga ini, jelas Lutfi, memiliki peran penting dalam menciptakan kondusivitas hubungan industrial yang selama ini terjalin antara buruh, manajemen, HRD, investor, dan pemerintah.

"Seandainya Pak Ganjar dan Pak Mahfud terpilih menjadi presiden, rencana pendirian Komnas Hubungan Industrial bisa terwujud sehingga apabila ada masalah hubungan industrial yang terjadi bisa lebih terakomodir dengan baik," ujar Lutfi.

Sementara itu, Ketua Umum GBB Lukman Hakim menyebut sejak pertama kali dibentuk pada November 2022, GBB memiliki komitmen penuh untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan buruh di Indonesia.

"Jadi, Komnas HI itu solusi kelembagaan bukan untuk efisiensi kelembagaan, tetapi kelembagaan ini justru untuk membantu harmonisasi penerapan regulasi, penegakan hukum sekaligus bagaimana membuat konsep-konsep peningkatan kesejahteraan buruh dan penguatan industri nasional," ucap Lukman.(mcr15/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler