Gara-gara Ini, Facebook Tuntut Dua Pengembang Aplikasi Android

Rabu, 07 Agustus 2019 – 17:03 WIB
Facebook. Foto : Engadget

jpnn.com - FACEBOOK baru saja mengajukan tuntutan hukum kepada dua pengembang aplikasi Android karena menggunakan malware untuk memalsukan klik pada banyak iklan.

Adapun pengembang yang dituntut oleh Facebook ialah JediMobi berbasis di Hongkong dan LionMobi asal Singapura, merupakan anggota dari program Audience Network milik Facebook.

BACA JUGA: Facebook Belum Yakin Warganet Tahu Jika Instagram dan WhatsApp Miliknya

Diketahui, Audience Network merupakan platform iklan Facebook yang berfungsi tidak jauh berbeda dengan Google AdSense. Pemilik situs atau aplikasi yang terdaftar dalam program ini akan menampilkan iklan dari Facebook.

BACA JUGA : Facebook Belum Yakin Warganet Tahu Jika Instagram dan WhatsApp Miliknya

BACA JUGA: Facebook Instant Games Akan Alami Perombakan

Nantinya, pemilik situs atau aplikasi akan mendapatkan uang ketika iklan diklik oleh pengguna. Namun, dalam kasus ini, Facebook menuduh kedua pengembang itu memalsukan banyak klik yang sebenarnya bukan berasal dari manusia.

Menurut Facebook, kedua pengembang itu membuat aplikasi Android yang berisi malware. Malware itu akan memasulkan klik dari pengguna pada iklan yang ditayangkan Facebook.

BACA JUGA: Instagram Akan Hapus Akun yang Melanggar Kebijakan Konten

Kedua pengembangan itu merupakan aplikasi sederhana, seperti membersihkan memori ponsel, penghemat baterai, pemindai virus dan aplikasi note pad.

BACA JUGA : Pendiri Apple Imbau Warga Dunia Tinggalkan Facebook

Ironisnya, beberapa pengguna aplikasi buatan kedua pengembang itu sudah mencurigai adanya malware dalam aplikasi yang mereka gunakan, sebelum Facebook menyadarinya.

Salah satu pengguna dari aplikasi notepad buatan JediMobi mengatakan, aplikasi akan menunjukkan iklan di dekstop anda bahkan ketika meninggalkan aplikasi. Sementara pengguna lain memberikan ulasan negatif dan akhirnya harus menghapus aplikasi tersebut.

“Aplikasi paling buruk. Ini selalu memperlambat ponsel saya dan menampilkan iklan dewasa.” tulis salah satu pengguna seperti dilansir Engadget, Rabu (7/8). (mg9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Facebook Akan Hadirkan Gim Populer ke dalam Oculus VR


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler