Gara-Gara KPK Sidang Praperadilan Meikarta jadi Begini

Senin, 16 Desember 2019 – 15:43 WIB
Ilustrasi KPK. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mangkir dari agenda persidangan perdana praperadilan kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta, atas nama tersangka Bartholomeus Toto (BTO), di PN Jakarta Selatan, Senin (16/12).

Dalam sidang praperadilan ini, Toto menggugat penetapan tersangka yang dilakukan oleh KPK.

BACA JUGA: Saksi Kasus Suap Meikarta, Bos Lippo James Riady Mangkir Panggilan KPK

Sidang perdana yang digelar hari ini beragendakan pembacaan permohonan praperadilan. Namun, pihak termohon yakni KPK tidak hadir dalam sidang tersebut. KPK mengirimkan surat ke PN Jaksel meminta penundaan sidang selama empat minggu.

Ahmad Masyhud selaku penasihat hukum Toto mengaku keberatan jika sidang ditunda selama empat pekan. Dia meminta sidang dilanjutkan kembali pada 6 Januari 2020.

BACA JUGA: Meikarta Tawarkan Hunian Menarik Bagi Milenial, Harganya Terjangkau

Atas sejumlah pertimbangan, Hakim Tunggal PN Jakarta Selatan Sudjarwanto, memutuskan sidang ditunda hingga 6 Januari 2020.

"Sidang ditunda Hari Senin tanggal 6 Januari 2020 karena termohon tidak hadir," kata Humas PN Jakarta Achmad Guntur saat dikonfirmasi, Senin (16/12).

BACA JUGA: Yusril Ihza Mahendra Mohon Maaf, Tak Bersedia jadi Dewas KPK

Masyhud mengharapkan KPK sebagai lembaga penegak hukum kooperatif terhadap proses yang tengah berjalan. Dia juga mengharapkan hakim objektif dalam mengadili dan memutuskan permohonan praperadilan ini.

"Harapannya jelas kami hormati proses hukum ini, apa pun yang terjadi kami tetap pada rules-nya. Karena ini upaya hukum yang kami jalani untuk hak dan kewajiban klien kami," kata dia.

Sebelumnya, Toto menyangkal seluruh sangkaan KPK terkait adanya uang Rp 10 miliar dari dirinya dan Lippo Cikarang untuk mengurus perizinan proyek Meikarta. Dia menganggap penetapan tersangkanya oleh KPK tak cukup alat bukti.

Selain itu, Toto juga menyatakan bahwa tindakan KPK yang menetapkan dirinya sebagai tersangka tidak sah dan batal demi hukum. Toto dalam gugatannya juga meminta agar segera dibebaskan dari tahanan. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Meikarta   Suap Meikarta   KPK  

Terpopuler