Gatot S Dewa Broto Purnatugas: Bukan ASN Lagi, Tetapi Tetap Bantu Menteri

Minggu, 31 Oktober 2021 – 22:34 WIB
Seskemenpora Gatot S Dewa Broto Pensiun, purna tugas per 1 November 2021.foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Seskemenpora Gatot S Dewa Broto baru saja merayakan hari jadinya yang ke-60 tahun sekaligus memasuki masa pensiun di Kemenpora, Minggu (31/10).

"Sekalian pamit, karena alhamdulillah mulai besok pagi saya sudah purnatugas sebagai ASN, dan sudah tidak lagi sebagai Sesmenpora," ucap Gatot.

BACA JUGA: Menpora Amali Ingatkan Pentingnya Menjaga Keutuhan NKRI

Nama Gatot S Dewa Broto dahulunya bukan dikenal di Kemenpora, tetapi di Kementerian Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Parpostel).

Dalam arsip berita, namanya dikenal pada 2002 lalu, saat menjabat sebagai Humas Ditjen Postel Departemen Perhubungan. 

BACA JUGA: Hati-Hati Begal Motor dengan Modus Baru, Ini Bisa Menjadi Pelajaran Buat Semua

"Era Pak Agum Gumelar (Menteri Perhubungan), ini saya pertama kali berdebat keras dengan Pak Roy Suryo gara-gara kenaikan tarif telekomunikasi," kenang Gatot, Minggu.

Dunia Humas memang sangat dekat dengan Gatot S Dewa Broto.

BACA JUGA: Berita Duka, Angwari Meninggal Dunia Saat Hendak Ambil Wudu

Ketika Alumnus Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta itu berpindah ke beberapa kementerian lain, dia juga berada di posisi Humas atau juru bicara kementerian.

Gatot juga pernah berpindah ke kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Di sana, Gatot juga menjadi juru bicara sekaligus Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo sampai dengan 20014 lalu.

Gatot berpindah rumah ke Kemenpora karena promosi menjadi Deputi V, saat Menpora Roy Suryo. Dia selain sebagai Deputi V juga menjadi juru bicara kementerian yang terletak di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan.

Karier Gatot terus merangkak naik, dari Deputi V menjadi Deputi paling mentereng di Kemenpora, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

Tak lama, pada era Menpora Imam Nahrawi, Gatot dipromosikan menjadi Seskemenpora atau lebih dikenal dengan sebutan Sesmenpora. 

Dia terus berada di posisi tersebut sampai dengan masuk masa pensiun.

Namun, karena Menpora Zainudin Amali masih membutuhkan tenaganya, Gatot tak dilepas begitu saja. Tak berstatus ASN, pria asal Yogyakarta itu dijadikan tenaga ahli oleh Menpora Amali.

"Namun demikian, saya tetap berada di Kemenpora untuk membantu Pak Menteri meski bukan lagi sebagai ASN," ujar Alumnus program S2 di Central Queensland, Australia, itu.

Hal tersebut juga diamini oleh Menpora Amali yang dikonfirmasi secara terpisah pada Minggu sore. 

"Benar, beliau sebagai Tenaga Ahli Menteri. Tidak mungkin juga jadi Plt Sesmen, karena Plt Sesmen harus ASN yang aktif," terang Amali.

Loyalitas, Sampai Istri Pun Diajak Menginap di Kemenpora

Soal loyalitas Gatot jangan diragukan lagi. Saking serius dan totalnya dalam bekerja, dia sampai memilih untuk menginap di kantor. 

Istri tercintanya pun sampai diajak menginap, karena ingin konsentrasinya tak terpecah. Tetap fokus memikirkan tugas kantor, tetapi tidak kepikiran istri yang sendirian di rumah.

Alhasil, karena tidur di kantor, fasilitas senyaman rumah harus ditinggalkan di daerah Pondok Aren, Tangerang. Dia berbagi kasur kecil dengan istrinya, di kantor Kemenpora.

Kebiasaan ini sudah ditunjukkan saat Gatot berada di posisi juru bicara dan Deputi di Kemenpora. Kemudian berlanjut saat ditugaskan menjadi Sesmenpora. 

"Saya memilih di kantor, agar kerja efektif. Sehingga waktu tidak terbuang di jalan, jadi kapan pun dibutuhkan Pak Manteri, saya selalu siap," terangnya saat itu.

Dengan jam kerja yang tinggi, vitamin dan nutrisi tubuh untuk pria seusianya tak boleh sampai kurang. Gatot memiliki car tersendiri untuk menjaga daya tahan tubuhnya, yakni mengonsumsi bawah putih tunggal dan madu.

"Bawang putih ini saya memang taruh di dalam toples berisi madu, selain agar tak mudah rusak, sekaligus bisa dikonsumsi," tuturnya.

Banyak cerita di balik tetap bertugasnya Gatot S Dewa Broto sebagai Tenaga Ahli Menpora Amali.

Dia mengakui bukan lagi sebagai Sesmen, tetapi ada tiga hal yang tetap akan menjadi fokusnya untuk membantu Menpora Zainudin Amali.

"Saya janji masih akan terus bantu Pak Menteri, ada persoalan WADA, Panja DPR (Revisi UU SKN), FIFA U-20 dan lain-lain," paparnya. (dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peristiwa Menimpa Romi dan Rahmad Ini Harus Jadi Pelajaran Bagi Seluruh Masyarakat


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler