Gedung Baru Dihambat DPR, KPK Berharap Sumbangan Masyarakat

Jumat, 22 Juni 2012 – 04:59 WIB

JAKARTA - Wacana pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih tersendat karena penganggarannya di DPR RI masih ditandai dengan tanda bintang.

"Kami masih berharap bahwa  bintang tersebut dicabut. Yang kami tahu yang bintangi DPR, tidak ada masalah dari Menteri Keuangan," ungkap Wakil Ketua KPK, Bambang di gedung KPK, Kamis (21/6).

Wakil Ketua KPK yang akrab disapa BW ini menyebutkan, gagasan pembuatan gedung baru KPK tidak muncul dari pihaknya saja, tapi juga dari pihak luar.

Dengan demikian, untuk kelancaran pembangunan gedung baru lembaga pimpinan Abraham Samad itu, BW mengaku pihaknya tidak akan menolak jika ada sumber lain dari swadaya masyarakat yang ingin membantu. "Sulit untuk ditolak, sebaiknya itu dilakukan," ujarnya.

Berarti KPK akan menerima sumbangan masyarakat? "Insya Allah," jawab BW.

Dia juga menjelaskankan bahwa perkembangan pembangunan gedung baru itu, sesuai informasi dari Kementrian PU sudah disetujui luasnya, Menpan setuju mengenai sumber daya, dan Menkeu telah setuju sumber dana. "Ketiganya ini yang menjadi alasan pengajuan," pungkas BW. (fat/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Terseret Kasus Nazar, Politisi Demokrat Dicegah KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler