Gedung di Palmerah Masih Berpotensi Roboh, Warga Diminta Jaga Jarak

Senin, 06 Januari 2020 – 14:58 WIB
Mini market yang tertimpa reruntuhan gedung yang ambruk di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1). Foto : Antara/DEVI NINDY

jpnn.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat membentangkan garis polisi di sekitar gedung ambruk di Jalan Kota Bambu Selatan I Blok Tali No.15, Palmerah, Jakbar.

Polisi juga meminta kepada warga maupun pengendara untuk bisa menjaga jarak dari gedung dengan lima lantai itu. 

BACA JUGA: Situasi Menegangkan Sebelum Gedung Minimarket di Palmerah Ambruk, Ada Suara Gemuruh

"Dari hasil pemeriksaan, bangunan masih kelihatan labil ya, jadi harus jaga jarak,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru pada Senin (6/1).

Sementara itu, Direktur Operasi Badan SAR Nasional, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama mengatakan, jarak yang diberi garis polisi adalah jarak aman apabila puing-puing bangunan berjatuhan lagi.

BACA JUGA: Gedung 5 Lantai di Palmerah Roboh, 3 Orang Terluka

Dia berharap warga tidak menjadikan lokasi gedung yang roboh di Slipi itu jadi bahan tontonan karena berbahaya mengingat puing masih bisa berjatuhan.

"Kami sudah hitung tadi, area aman sudah jangan mendekat lagi ke garis polisi ini sudah aman, ini safety sudah,” kata Budi.

BACA JUGA: Ini Identitas Tiga Korban Akibat Gedung Ambruk di Palmerah

Sebelumnya, sebuah gedung di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, roboh. Bangunan yang memiliki lima lantai itu tiba-tiba roboh begitu saja. Belum diketahui penyebab robohnya gedung tersebut. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler