Gegara Ini, Beli Mobil Jeep Harus Inden 3 Bulan

Sabtu, 05 Maret 2022 – 00:15 WIB
Jajaran mobil Jeep yang dijual di Indonesia. Foto: PT DAS Indonesia

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - COO PT DAS Indonesia Motor Dhani Yahya mengaku mengalami hambatan produksi jajaran kendaraan akibat krisis semikonduktor.

Diketahui, kiriss chip semikonduktor tidak hanya dirasakan oleh Jeep saja, tetapi seluruh produsen mobil lainnya pun demikian.

BACA JUGA: JogjaROCKarta Festival 2022 Usung Konsep Rock on Jeep, Ini Jadwal dan Daftar Bintang Tamu

Dhani pun berhadap kepada konsumen agar lebih bersabar untuk mendapatkan unit Jeep.

"Konsumen yang ingin membeli Jeep harus bersabar hingga 2 sampai dengan 3 bulan untuk bisa mendapatkan unitnya," kata Dhano Yahya di sela peresmian dealer Jeep TDA di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (4/3).

BACA JUGA: Sekdes Ini Beri Kado Ultah Anaknya Mobil Mewah, Jeep Rubicon dan Honda HR-V

Dia menjelaskan krisis tersebut masih akan berlangsung hingga semester 1 di 2022 dan berdampak ke semua model Jeep yang dipasarkan di Indonesia.

"Jadi, konsumen kami harap bisa bersabar karena masih berlangsung hingga akhir semester satu di 2022," kata dia.

BACA JUGA: Kejagung Bakal Lelang Moge, Jeep, hingga Alphard, Harganya Klik di Sini

Dia pun memprediksi kelangkaan chip semikonduktor itu masih berlangsung hingga di semester dua pada tahun ini.

Meski begitu, PT DAS Indonesia Motor akan terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kendaraan Jeep di Indonesia.

Dia bahkan akan membawa Jeep Grand Cherokee berkapasitas mesin di atas 3.000cc ke Indonesia.

Peresmian dealer Jeep TDA

Untuk menjangkau konsumen di Indonesia, PT DAS Indonesia Motor menghadirkan dealer authorized mereka di TDA Luxury Toys di Jakarta Selatan.

"Tidak hanya produk berkualitas yang kami hadirkan, tetapi juga layanan purna jual yang prima," kata Alvin Kennedy selaku President Director PT DAS Indonesia Motor. (Ant/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jeep Compass 2021 Resmi Melantai di Indonesia, Sebegini Harganya


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler