Gelar RUPST, Bank Mega Bagikan Dividen Tunai Rp 2,8 Triliun

Jumat, 24 Februari 2023 – 21:23 WIB
PT Bank Mega Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan paparan kinerja. Foto dok Bank Mega

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Mega Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan paparan kinerja di Menara Bank Mega, Jakarta, pada Jumat (24/2).

Di tengah kondisi perekonomian yang cukup menantang, Bank Mega berhasil menutup kinerja akhir 2022 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 4,05 triliun atau meningkat 1,11% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,01 triliun.

BACA JUGA: Bank Mega Terima Sertifikasi ISO 27001:2013 dari CBQA Global

Perolehan laba bersih Bank Mega dikontribusikan melalui kenaikan Net Interest Income sebesar 21,24% menjadi Rp 5,87 triliun dari posisi yang sama periode sebelumnya sebesar Rp 4,84 triliun.

"Pada 2022 total aset Bank Mega naik menjadi Rp 141,75 triliun atau tumbuh sebesar 6,68% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 132,88 triliun," ujar Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib.

BACA JUGA: Ganjar Milenial Sumut Gelar Diskusi Entrepreneurship & Pelatihan Barista

Bank Mega juga akan membagikan dividen tunai Rp 2,8 Triliun kepada pemegang saham.

Dalam penyaluran kredit, Bank Mega mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,84% menjadi sebesar Rp 70,29 triliun dari posisi yang sama periode sebelumnya sebesar Rp 60,68 triliun.

BACA JUGA: Produksi Paraffin Wax Dalam Negeri, Pertamina Patra Niaga Gandeng Kirana Mitraabadi

Di sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), pada akhir 2022 tumbuh sebesar 4,09% menjadi Rp 102,95 triliun, dari posisi yang sama periode sebelumnya sebesar Rp 98,91 triliun.

“Situasi perekonomian 2022 masih diwarnai dengan situasi yang cukup menantang, dan kami berhasil melewatinya dengan mencatatkan kinerja yang baik. Saya optimis, di tahun 2023 ini,kinerja Bank Mega akan terus meningkat dengan dukungan seluruh stakeholder,” tutur Kostaman.

Teknologi informasi diyakini menjadi salah satu kunci bagi industri perbankan agar tumbuh berkelanjutan.

Saat ini, mayoritas nasabah telah terbiasa menggunakan beragam platform berbasis digital, dan diprediksikan ke depannya akan terus bergantung pada layanan tersebut.

Oleh karena itu, bank akan terus berinovasi dan mendigitalisasi proses bisnis, sehingga tetap relevan dengan kebutuhan nasabah di era digital.

Hadirnya M-Smile memberikan layanan lebih bagi nasabah dengan membuka layanan transfer antar bank secara real-time melalui BI Fast tanpa biaya, serta menyediakan 90 fitur dengan 699 produk.

Melalui M-Smile, nasabah retail mendapatkan customer experience selayaknya layanan Cabang dalam genggaman.

Selain itu, Bank Mega juga telah memutuskan menambah seorang direktur di bidang Information Technology.

Berikut susunan pengurus Bank Mega setelah RUPST:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama : Chairul Tanjung
  • Wakil Komisaris Utama : Yungky Setiawan
  • Komisaris Independen : Achjadi Ranuwisastra
  • Komisaris Independen : Lambock V. Nahattands
  • Komisaris Independen : Hizbullah

Direksi

  • Direktur Utama : Kostaman Thayib
  • Wakil Direktur Utama : Indivara Erni
  • Wakil Direktur Utama : Lay Diza Larentie
  • Direktur : Yuni Lastianto
  • Direktur : Madi Lazuardi
  • Direktur : Martin Mulwanto
  • Direktur : C. Guntur Triyudianto
  • Direktur : YB Hariantono.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bank Mega Syariah Berbagi Zakat Rp 17,6 miliar ke 41 Kota


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler