Gelar Voting untuk Ganti Nama Desa Fucking

Kamis, 19 April 2012 – 00:29 WIB
Foto : Daily Mirror.

WARGA sebuah desa di Austria dilaporkan sedang bersiap-siap melakukan voting untuk mengubah nama desa mereka yang sering diolo-olok oleh berbagai kalangan. Bagaimana tidak menjadi bahan tertawaan jika nama resmi desa tersebut ternyata adalah Fucking.

Seperti diketahui, Fucking dalam Bahasa Inggris memiliki konotasi negatif. Harian Inggris The Sun edisi Selasa (17/4) melaporkan, akhir-akhir ini banyak orang iseng dari luar negeri menelpon warga Desa Fucking hanya untuk meledek nama desa tersebut, kemudian tertawa -terbahak-bahak lantas menutup telepon. Tak hanya itu, beberapa kali papan nama desa tersebut hilang dicuri orang iseng yang ingin memilikinya sebagai kenang-kenangan.

Kepala desa Fucking, Franz Meindl, mengatakan bahwa telepon-telepon iseng yang dilakukan pada warganya sudah sangat berlebihan. “Saya pribadi selalu ingin mempertahankan nama tersebut tapi kini rasanya sudah tidak mungkin. Masalahnya, kami membutuhkan persetujuan semua warga desa sebelum dapat mengganti nama Fucking,” ungkapnya.

Tidak jelas bagaimana awalnya desa tersebut bisa bernama Fucking. Namun menurut Meindl, sekitar 100 orang warga resmi desa tersebut akan berkumpul pada akhir pekan ini untuk membahas kemungkinan mengganti nama desa kesayangan mereka menjadi Fuking atau Fugging.

Wacana penggantian nama desa tersebut sempat muncul tahun 1996 lalu ketika beberapa tentara Amerika Serikat yang bertugas di Jerman mengunjungi desa mereka hanya untuk berfoto di depan rambu jalan yang bertuliskan nama desa tersebut. Para tentara itu kemudian mengirimkan foto mereka kepada para pacar dan istri mereka di AS sebagai bahan lelucon.
 
Setelah kejadian tersebut, warga tetap bersikeras mepertahankan nama Fucking  meski akhirnya nama desa tersebut makin terkenal karena keunikannya dan makin sering menjadi bahan ejekan orang. Sampai saat ini para pengguna jalan menuju desa tersebut seringkali melihat turis-turis bergaya untuk difoto di depan papan nama desa tersebut dalam keadaan telanjang.(ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 15 WNI Ditahan Pemerintah Papua Nugini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler