Gempa Cianjur, Pesantren Binaan Ustaz Yusuf Mansur Rusak Berat, Seluruh Santri Dievakuasi

Selasa, 22 November 2022 – 06:18 WIB
Ustaz Yusuf Mansur (UYM). Foto: Instagram/@yusufmansurnew

jpnn.com, CIANJUR - Sebuah pondok pesantren binaan Ustaz Yusuf Mansur (UYM) di Cugenang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 menguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11) siang pukul 13.21 WIB.

Beruntung seluruh santri dan pengasuh dilaporkan selamat dan tidak seorang pun terluka akibat gempa.

BACA JUGA: Gempa Cianjur, Mas Nadiem Keluarkan Instruksi terkait Guru, Tendik & Siswa

"Alhamdulillah, enggak ada yang wafat, enggak ada yang luka," kata UYM yang saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah saat dihubungi JPNN.com, Selasa (22/11).

Dia menyebut saat gempa, seluruh santri tidak berada di dalam ruangan, melainkan sedang beraktivitas di luar asrama maupun kelas.

BACA JUGA: Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Cianjur Bertambah jadi 62 Orang

"Pas gempa, ada yang sedang berenang di kolam renang pondok dan sebagian lagi main-main dan bercengkrama. Jadi enggak ada di dalam ruangan semua," ungkapnya.

Meski demikian, pemilik nama asli Jam'an Nurchotib Mansur itu mengaku proses evakuasi santri penuh tantangan lantaran kerusakan yang diakibatkan gempa tersebut cukup parah.

"Bangunan kami 70 persen lebih sudah enggak bisa dipakai (rusak berat)," sebutnya.

UYM melalui lembaga binaannya Program Pembibitan Penghafal Al-Qur'an (PPPA) Darul Quran melalui divisi kemanusian bersiap diterjunkan ke lokasi gempa untuk membantu korban gempa berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Dihubungi terpisah, Kepala Program Tahfidz Camp Daqu Cugenang Cianjur Ustaz Daifinallah Abi Rafi menyampaikan para pengasuh dan santri di ponpes binaan UYM tersebut sudah dievakuasi ke Ponpes Daqu di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Untuk kondisi, gedung pondasi sudah tidak memungkinkan bisa dipakai," kata Ustaz Abi soal kondisi terkini ponpes binaan UYM di Cugenang. (mar1/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler