jpnn.com, LOMBOK - Setelah penutupan operasional Pelabuhan Kayangan dan Pototano yang dilakukan pascagempa di Lombok Timur berkekuatan 7 SR pada Minggu (19/8) pukul 22.56 WITA,
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan kembali membuka layanan penyeberangan di lintasan Kayangan-Pototano mulai Senin (20/8) pagi, pascapenutupan operasional akibat gempa di Lombok Timur berkekuatan 7 SR pada Minggu (19/8) pukul 22.56 WITA.
BACA JUGA: Fahri Mohon Jokowi Segera Ambil Keputusan Besar untuk Lombok
PLT GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan Sri Lin Astuti menyampaikan pascagempa yang melanda Lombok Timur semalam, lintasan Kayangan-Pototano ditutup.
Apalagi terjadi gempa susulan yang terus menerus hingga Pukul 05.30 WITA dan kondisi listrik di wilayah Lombok Timur juga padam.
BACA JUGA: Gempa Lagi 7 SR, Warga Lombok Timur Diminta Jauhi Perbukitan
"Baru pada Senin (20/8) pagi mulai pukul 07.15 WITA layanan penyeberangkan kembali dibuka dari Pototano menuju Kayangan. Tiga kapal telah berangkat dari Pototano, yakni KMP Bisawangi, KMP Belida, dan KMP Pertiwi. Sebaliknya, dari Kayangan, telah diberangkatkan KMP Satyadharma dari dermaga 1," kata Lin dalam siaran persnya.
Untuk pemberangkatan kapal dari Kayangan menuju Pototano dilakukan pembatasan muatan, yakni kendaraan kecil, sepeda motor, truk sedang dan besar dengan kondisi kosong.
BACA JUGA: Lombok kembali Dilanda Gempa, Zaskia Tak Bisa Tidur
Untuk menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Pelabuhan, pihak manajemen ASDP Cabang Kayangan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai sarana serta fasilitas di seluruh area pelabuhan.
"PT ASDP akan terus berupaya memberikan layanan penyeberangan yang prima kepada seluruh pengguna jasa dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan," tandasnya.(chi/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gempa 7 SR di Lombok, Masyarakat Histeris di Kegelapan
Redaktur & Reporter : Yessy