Gerindra Klaim Lahan Prabowo Biayai Kampanye Jokowi - Ahok, Ini Kata PDIP

Rabu, 20 Februari 2019 – 21:45 WIB
Anggota Komisi XI DPR yang juga politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menyatakan bahwa pihaknya melakukan gotong royong dan saweran untuk dana kampanye Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu.

“Soal kampanye Jokowi – Ahok, semua bergotong royong, saweran. Soalnya, gengsi partai dipertaruhkan. Kami menggunakan dana gotong royong secara masif,” kata Hendrawan kepada wartawan, Rabu (20/2).

BACA JUGA: Targetkan Jokowi-Maruf Menang 70%, TKN Gelar ToT Saksi Pilpres

BACA JUGA: Hashim Jelaskan Asal-usul Lahan Prabowo di Aceh dan Kaltim

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyatakan pihaknya sangat menyayangkan Jokowi yang menyerang pribadi Prabowo saat debat kedua Pilpres 2019. Salah satunya adalah serangan terkait penguasaan lahan berstatus hak guna usaha di Kalimantan dan Aceh.

BACA JUGA: Hashim Jelaskan Asal-usul Lahan Prabowo di Aceh dan Kaltim

Menurut Edhy, uang yang dihasilkan dari pengelolaan lahan itu juga pernah digunakan untuk membiayai kampanye Jokowi di Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu. “Perlu diketahui bersama, salah satu keuntungan usaha kelola lahan tersebut adalah untuk membiayai kampanye Pak Jokowi saat Pilgub DKI tahun 2012 lalu yang jumlahnya sangat besar," kata Edhy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/2).

Hendrawan menilai tim di sekitar pasangan calon Prabowo – Sandiaga Uno, membuat pernyataan yang makin ngawur, mengait-ngaitkan satu kejadian dengan peristiwa lain secara sembarangan. “Semau gue. Orang dipaksa untuk berspekulasi mengait-ngaitkan hal yang tidak ada hubungannya,” ungkap Hendrawan.

BACA JUGA: Abah Maruf Mantapkan Kemenangan di Tanah Kelahiran JK

BACA JUGA: Gerindra: Lahan Prabowo Ikut Membiayai Kampanye Jokowi

Dia menegaskan, faktanya Prabowo menguasai lahan luas. Nah, kata Hendrawan, bagaimana Prabowo bisa memiliki lahan seluas itu, biarlah dikaji para pemerhati ekonmi lingkungan, dan ekonomi keadilan. Dia melanjutkan, bagaimana lahan dikelola, untung atau rugi, para akuntan dan petugas pajak yang berhitung.

“Apakah pakai uang dari bank, khususnya BUMN, biar diteliti para analis,” ungkap Hendrawan.

Dia menegaskan bahwa Jokowi tidak bermaksud apa pun. Menurut dia, Jokowi hanya menunjukkan data konkret. “Soal apakah itu ironis dengan pernyataan Prabowo soal Pasal 33 UUD 1945 dengan idealisme keadilan sosial, biar rakyat yang menilai,” pungkasnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Misbakhun Optimistis Jokowi Bisa Jaga Pertumbuhan Ekonomi


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler