GMPG: Sudah Saatnya Munas Golkar Dipercepat

Jumat, 06 Oktober 2017 – 15:47 WIB
Ilustrasi. Foto: dok/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Salah seorang inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Arif Budi Prakoso menyatakan saat ini adalah momentum yang tepat untuk mempercepat pelaksanaan Munas Golkar.

Semua elemen partai berlambang beringin rindang harus merapatkan barisan dalam visi dan semangat yang sama untuk melakukan perbaikan Golkar. Mempercepat Munas ditujukan guna merevitalisasi kepemimpinan yang bersih, visioner dalam mengembalikan marwah dan kejayaan partai.

BACA JUGA: Pembatalan Status Hukum Novanto Jauhkan Golkar Dari Rakyat

"Saya sangat mendukung adanya sikap di internal elite Golkar yang menyuarakan untuk disegerakan percepatan Munas, agar Partai Golkar kembali kejayaanya dalam menghadapi momentum-momentum politik di masa yang akan datang," ucap Arif, Jumat (6/10).

Dukungan tersebut disampaikan Arif, karena guncangan dan terpaan yang melanda Golkar dikhawatirkan merusak partainya. Terlebih dampak dari kasus korupsi e-KTP yang sebelumnya menjerat Ketum Golkar Setya Novanto.

BACA JUGA: Yorrys dan Doli Tergusur, Golkar Bakal Makin Hancur

Dia menilai, gugatan praperadilan atas penetapan statusnya sebagai tersangka yang dimenangkan Novanto, justru semakin menguatkan persepsi publik tentang citra buruk Golkar sebagai rumah yang nyaman bagi koruptor.

Saat ini, lanjut dia, Partai Golkar dihadapkan pada suasana yang sangat kritis atas ketidakpercayaan publik yang tergambar atas survei bahwa Golkar menduduki urutan pertama kadernya yang terbanyak terciduk KPK. Hal itu, ucap Arif, mengerus elektabilitas suara partainya.

BACA JUGA: Fahri Hamzah: Setnov Berdiri Saja Ngantuk, Apalagi Duduk

Belum lagi pandangan negatif masyarakat atas ketum partainya yang seolah-olah simbol tokoh yang tak pernah bisa disentuh oleh hukum, menambah deretan masalah yang memperburuk citra partai Golkar.

"Tidak tangung-tanggung, beberapa kasus yang melibatkan perannya, dia (Novanto-red) berhasil lolos," tambah Arif.

Beberapa kasus itu menurut Arif, Cassie PT Bank Bali, penyelundupan beras dari vietman, penyelundupan limbah B3, korupsi PON Riau hingga e-KPT.

"Eksistensi Partai Golkar sebagai pelindung dan rumah nyaman bagi koruptor menjadi stigma di masyarakat. Kami tidak menginginkan partai ini larut dalam persoalan yang bersumber dari perilaku oknum di dalamnya," pungkas dia.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bang Yorrys Dipecat, Setnov Bakal Kualat


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Munas Golkar   GMPG   Golkar  

Terpopuler