Gojek Bikin 'Pasar Tak Tampak' Jadi Berkah UMKM, Bisnis Naik Kelas dan Berkelanjutan

Minggu, 30 Oktober 2022 – 20:55 WIB
Global Head of Marketing GoFood, Ichmeralda Rachman (kanan) dan CEO Teguk, Maulana Hakim (kiri). Foto: Dok Gojek

jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis data bahwa pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sangat fantastis pasca terjadinya pandemi Covid-19.

Menurut APJII sebelum pandemi pengguna internet hanya 175 juta, tetapi pada 2022 angkanya menanjak menjadi 220 juta.

BACA JUGA: Viral! Driver Gojek Punya Rumah Berkat KPR BTN Khusus

APJII menilai pengguna internet yang besar ini memungkinkan masyarakat memanfaatkan produk inovasi dan disrupsi digital.

Terjadinya lonjakan pengguna internet merupakan peluang besar bagi bisnis baik tingkat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA: Pemkot Medan-Gojek Teken MoU untuk Mendukung UMKM Lokal Naik Kelas

Artinya, ada 'pasar' tak tampak yang mampu mendatangkan pundi-pundi penghasilan di masa kesulitan pandemi Covid-19.

Di sisi lain, pelopor perusahaan teknologi, Gojek mampu mempertemukan pengguna internet sebagai konsumen dan UMKM yang berperan dalam penjaja barang dagangan.

BACA JUGA: Ekonom UI: Donasi GoJek Ringankan Beban Driver Sekaligus Menggerakkan Roda Perekonomian

Salah produk Gojek yang cukup digandrungi selama pandemi Covid-19 adalah layanan pesan antar makanan GoFood.

GoFood mampu membantu konsumen memesan makanan tanpa banyak melakukan mobiltas, karena driver akan berperan menggantikan mereka ke restoran atau toko yang dituju.

Namun, tidak sampai di sana, GoFood juga ikut berperan dalam memajukan UMKM hingga go global dan berkelanjutan.

Global Head of Marketing GoFood, Ichmeralda Rachman mengatakan salah satu merek lokal yang berhasil didukung dan go global adalah Teguk.

Menurut Ichmeralda dukungan itu dilakukan sejak 2019 dan kini Teguk telah resmi berekspansi ke mancanegara dengan membuka gerai pertamanya di New York, Amerika Serikat, pada 17 September 2022.

"Ekspansi Teguk menambah catatan positif UMKM kuliner lokal yang mampu menembus pasar internasional berkat go digital," beber Ichmeralda beberapa waktu yang lalu.

Ichmeralda membocorkan salah satu strategi utama GoFood dalam menghubungkan mitra UMKM dengan basis pelanggan loyal dan berkualitas.

Semua itu, kata Ichmeralda bisa dilakukan melalui inovasi teknologi berbasis pencarian dengan pendekatan hyperlocal dan personalisasi data.

"Inovasi itu jadi bukti pemahaman GoFood sebagai pionir online food delivery akan solusi yang dibutuhkan para mitra UMKM kami," ungkapnya.

CEO Teguk, Maulana Hakim mengakui memang merasakan manfaat dari digitalisasi dengan bergabung bersama GoFood sejak tiga tahun terakhir.

Digitalisasi membuat bisnis Teguk berkembang pesat hingga kini memiliki 155 gerai dan 800 karyawan di berbagai wilayah di Indonesia.

"Omzet melesat hingga mencapai 275 persen," ungkap Maulana.

Selain itu, berkat strategi pemasaran dan penjualan yang tepat sasaran melalui GoFood, Teguk berhasil meraih pertumbuhan bisnis yang eksponensial sejak bermitra dengan GoFood.

"Akhirnya kami berani ke mancanegara, tepatnya ke New York. Ekspansi ini merupakan langkah awal kami untuk memperkuat posisi Teguk sebagai brand lokal yang mengglobal,” ujar Maulana.

UMKM Wajib Tahu Cara Naik Kelas lewat GoFood

GoFood menawarkan cara untuk naik kelas bagi UMKM secara sistematis dan terstruktur, salah satunya lewat aplikasi GoBiz.

GoBiz terbukti berhasil membantu Teguk mengelola operasional ratusan gerainya secara digital dari waktu ke waktu.

Terlebih, inovasi fitur Merchant Acceptance Flow (MAF) atau Super Partner dapat mempersingkat arus proses pesanan yang masuk.

Kecanggihan itu mampu membantu setiap gerai Teguk untuk melakukan konfirmasi atas setiap pesanan yang masuk dari pelanggan.

Tak sampai di sana, GoAds juga bisa digunakan sebagai sarana mendongkrak visibilitas dan penjualan resto di platform GoFood.

Ternyata, inovasi teknologi digital dari hulu ke hilir yang dimiliki GoFood terbukti diakui berbagai pihak.

Salah satunya adalah hasil riset LD FEB UI 2021.

LD FEB UI 2021 mencatat pendapatan mitra UMKM GoFood rata-rata naik 66 persen pada 2021 dibandingkan 2020. (mcr10/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler