Golkar Diprediksi Jadi Salah Satu Playmaker di Pemilu 2024

Kamis, 08 Juni 2023 – 10:58 WIB
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai hasil keputusan rakernas merupakan bentuk kekuatan dan kecerdasan Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai Golkar yang memiliki potensi kekuatan besar dalam Pilpres 2024.

Menurut Ujang, rakernas yang digelar oleh Partai Golkar, dan hasil keputusan politiknya, merupakan bentuk kekuatan dan kecerdasan partai tersebut bawah kepimpinan Airlangga Hartarto.

BACA JUGA: Tegas! APTI dan Partai Golkar Menolak Pasal-pasal Pertembakauan dalam RUU Kesehatan

Hasil rakernas Partai Golkar tersebut jelas menggambarkan kekompakan internal kader dan pengurus Partai Golkar yang solid di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Berbekal soliditas ini Partai Golkar dinilai siap tempur untuk berkompetisi pada pemilu mendatang.

BACA JUGA: Yanti Airlangga Sebut Peran Istri Kader Partai Golkar Penting Dalam Meraih Kemenangan

Telebih, pada Pileg 2019 silam Golkar lalu menjadi partai dengan jumlah kursi parlemen terbanyak kedua.

"Soliditas pimpinan Golkar, pidato Airlangga, dan hasil yang dibacakan menggambarkan hal tersebut, menunjukkan kemampuan dalam membaca dan menempatkan situasi Partai Golkar dalam situasi politik yang dinamis saat ini," ungkap Ujang Komarudin, id Jakarta, Kamis (8/6).

BACA JUGA: Rakernas Golkar Tegaskan Putusan Munas, Pilpres Sepenuhnya di Tangan Airlangga

Pengamat politik dari UIN Sjech M Jamil Jambek Heru Permana Putra mengatakan kegiatan Rakernas Partai Golkar menjadikan Airlangga Hartarto sebagai penentu dari papan tengah politik nasional hari ini. 

"Secara realistis, saya melihat inilah bentuk kecerdasan Partai Golkar, sebagai penguasa partai tengah, Airlangga sukses menjadikan Partai Golkar sebagai 'playmaker' menentukan yang mengatur ritme permainan perkembangan konstalasi koalisi partai politik menuju Pilpres 2024," kata Heru.

Heru mengamati kapasitas dan ketenangan sosok Airlangga sebagai pemimpin politik. Pada Pemilu 2019 lalu, Partai Golkar berhasil meraih 17,2 juta suara atau 12,31 persen.

Airlangga juga dinilai sukses menjalankan tugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengawal pemulihan ekonomi nasional sebagai Menko Perekonomian.

Dengan kapasitas itu, Airlangga layak sebagai sosok cawapres bahkan capres alternatif di antara nama-nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.  

Heru menambahkan partai-partai yang telah mendeklarasikan capresnya saat pastinya menginginkan berkoalisi dengan Partai Golkar.

"Playmaker ini penentu dalam pertandingan. Ini beda dengan playmaker. Kalau playmaker dia juga ikut bermain dan bisa mencetak gol. Yang jelas, umpan dari playmaker ini jika tepat sasaran itu akan menghasilkan sebuah peluang menjadi gol. Gocekan-gocekan dari Golkar inilah yang menarik untuk ditunggu", ujar Heru.

Heru mengungkapkan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga bertransformasi menjadi partai yang lebih berkualitas dan visioner paska diterpa berbagai konflik internal.

Airlangga juga dinilai memiliki visi dan kapasitas kepemimpinan yang baik, terbukti perannya sebagai Ketua Umum partai maupun Menko Perekonomian.

Diketahui, Partai Golkar baru saja melaksanakan Rapat Kerja Nasional atau Rakernas bersama pengurus DPD Provinsi seluruh Indonesia beberapa waktu lalu.

Dalam Rakernas tersebut dihasilkan tiga poin penting di antaranya untuk Pilpres 2024 mendatang.

Pertama adalah memberikan mandat kepada ketua umum Airlangga Hartarto untuk menetapkan capres cawapres dan koalisi bersama Partai Golkar.

Kedua terkait dengan sistem pemilu seluruh daerah dan ormas meminta agar pemilu dilakukan secara proporsional terbuka.

Ketiga untuk pemilu legislatif urutan bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Golkar bakal diurut berdasarkan nomor urut, bukan lagi menurut alfabetis.(mcr8/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler