Golkar Menang di Pemilih Pemula

Rabu, 02 April 2014 – 06:03 WIB

JAKARTA - Jumlah pemilih pemula  yang mencapai 30 persen dari total pemilik suara untuk Pemilihan Umum 2014 menjadi buruan dari sejumlah parpol. Dan dari 12 parpol peserta pemilu, Partai Golkar menempati urutan pertama yang akan dipilih oleh pemilih yang berusia 17-21 tahun. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Klimatologi Politik (LKP).
    
Menurut CEO LKP Usman Rahman, Partai Golkar meraih 22,9 persen, diikuti PDI Perjuangan dengan 20,4 persen. Kemudian disusul Partai Gerindra (15,6), keempat ada Partai Hanura (8,4), dan kelima Partai Demokrat dengan 6,1 persen.
    
Lalu urutan keenam hingga seterusnya diisi oleh partai-partai berbasis Islam, yakni Partai Amanat Nasional  (PAN) 5,4 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4,8 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,2 persen, NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sama meraih 3,6 persen, dan sisanya Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKPI.
    
"Golkar dipilih oleh pemilih pemula, karena dalam berbagai iklannya, selalu menyoroti masalah pendidikan, yang notabene langsung berhubungan dengan para pemuda," ucapnya saat memaparkan hasil rilis LKP di Taman Ria Senayan, kemarin(1/4).
    
Dia pun menerangkan gosip yang menerpa Ketum Golkar Aburizal Bakrie yang berplesiran  dengan kakak beradik Zalianti ke Maladewa dinilainya tidak berpengaruh. "Sama halnya dengan kasus Lapindo, untuk kasus yang menerpa Aburizal, tidak terlalu berpengaruh dengan raihan suara Golkar di pileg," ucapnya.
    
Dari data tersebut, maka LKP pun menyimpulkan  bahwa pemilih pemula untuk  Pileg 2014 lebih menyukai parpol berlandaskan parpol nasionalis dibanding parpol agamis.  "Pemilih pemula memilih parpol nasional mencapai 77 persen dan dan partai Islam 19,2 persen. Selebihnya ragu-ragu dan tidak memilih," kata Usman.
    
Menurut Usman, pemilih pemula lebih memilih partai nasionalisme dikarenakan partai Islam saat ini juga cenderung pragmatis dan koruptif.
"Kader parpol Islam ternyata saat ini tidak lagi bersih. Adanya yang terkena korupsi. Itulah yang meruntuhkan pilihannya terhadap parpol Islam, sehingga mereka pun lebih cenderung yang berbasis nasionalis," kata Usman.  Partai yang dimaksud memiliki basis Islam adalah, PKS, PAN, PKB, PPP dan PBB.
    
Survei LKP ini dilakukan langsung tatap muka terhadap 1240 responden pemilih pemula untuk kategori umur 16-21 tahun melalui teknik multi stage random sampling. Dan margin error atau ambang kesalahan +/- 2,8 persen. Dan level of confidence 95 persen. (jpnn)

BACA JUGA: TKI Indramayu Tembus 16 Ribu

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahlan: Karya Seni Tidak Boleh Diintervensi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler