Golkar Usung Daniel, PPP Tetap Jagokan Uu

Rabu, 08 November 2017 – 22:25 WIB
Pilkada 2018. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap menjagokan Bupati Tasikmalaya Uu Ruhzanul Ulum sebagai pendamping Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di pemilihan gubernur Jawa Barat (Jabar).

Meskipun di sisi lain Partai Golkar kini juga tengah gencar mensosialisasikan duet Ridwan-Daniel Muttaqien, anggota DPR Fraksi PG, itu tidak masalah bagi partai berlambang Kakbah ini.

BACA JUGA: Putusan MK Mendistorsi Definisi Agama

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi mengatakan partainya tetap melakukan sosialisasi ke seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Selain itu, Baidowi memastikan, Uu juga melakukan sosialisasi secara masif dengan menggandeng berbagai kalangan seperti pesantren, organisasi keagamaan, dan internal PPP. Baidowi juga meminta Ridwan Kamil segera melakukan koordinasi, komunikasi sesama parpol pengusung di pilkada Jabar.

BACA JUGA: Jelang Pilkada 2018, Polda Kalbar Diminta Adil

“Jadi, harus RK yang melakukan komunikasi untuk segera diselesaikan, tidak bisa salah satu parpol merasa dominan,” kata Baidowi di gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/11).

Menurut Baidowi, masih ada waktu hingga Desember sebelum pendaftaran calon. Dari sekarang hingga Desember, juga masih terus dilakukan survei-survei terhadap siapa yang bakal mendampingi Ridwan.

BACA JUGA: Deddy Mizwar Unggul, Dedi Mulyadi Nomor Dua

“Kalau surveinya bagus, ya kami rekomendasikan. Kalau kembali ke lembaga survei, ya tentu semua bisa terima tidak ada ego partisan,” paparnya.

Menurut Baidowi, dari awal PPP, PKB dan Partai Nasdem sepakat bahwa penentuan calon wakil gubernur itu berkomunikasi dengan Ridwan, melibatkan lembaga survei.

Nah, kata dia, dari tiga partai itu hanya PPP yang awalnya punya calon wakil gubernur yang surveinya bagus. Sedangkan PKB dan Nasdem saat itu tidak menyodorkan nama cawabug.

“Namun, belakangan ada Daniel yang disodorkan Golkar, padahal surveinya masih kalah dengan Uu. Itu yang jadi alasan kami (menolak),” jelasnya.

Sisi lain, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyatakan, partainya sudah mendukung Deddy Mizwar sebagai cagub Jabar. Namun, siapa wakil Deddy masih belum ditentukan.

“Tidak ada, masih belum,” kata Zulkifli di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (8/11).

Dia berharap, PAN bisa bergabung bersama Partai Demokrat, Gerindra dan PKS mengusung Deddy.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perintah dari Setya Novanto Buat Kader Golkar di Jabar


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler