Google Larang Peredaran Ganja di Play Store

Kamis, 30 Mei 2019 – 13:25 WIB
Ilustrasi Google Play Store. Foto: Pixabay

jpnn.com - Google telah melarang transaksi jual beli ganja di aplikasi Play Store, walaupun tanaman tersebut di beberapa wilayah Amerika Serikat sudah berstatus legal.

"Kami tidak mengizinkan aplikasi yang memfasilitasi penjualan ganja atau produk ganja, terlepas dari status legalitasnya," kata Google seperti dilansir Ubergizmo, Kamis (30/5).

BACA JUGA: Google Pantau 29 Aplikasi Nakal di Play Store

BACA JUGA: Gandeng Google, Pemkot Surabaya Bakal Jadikan Kawasan Bulak Sentra UKM Baru

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu meminta penyedia aplikasi jual beli ganja untuk mematuhi larangan tersebut. Jika tidak, Google akan bertindak cepat untuk segera mengeluarkan dari Play Store tanpa merusak aplikasi itu.

“Kami telah berhubungan banyak pengembang dan bekerja dengan mereka untuk menjawab pertanyaan teknis. Kami juga membantu mereka menerapkan perubahan tanpa gangguan pelanggan,” tambah Google.

BACA JUGA: Google Segera Hapus Aplikasi YouTube Gaming

Namun beberapa spekulasi muncul. Ada anggapan jika Google mencoba agar Play Store lebih ramah, apalagi keberadaan ganja masih berstatus ilegal di banyak negara termasuk Indonesia.

Pelarangan tersebut dikatakan Google, demi menjaga kualitas Play Store agar pengguna bisa tetap nyaman menggunakannya. (mg9/jpnn)

BACA JUGA: Cara Mudah Mengatur Kapasitas Inbox Gmail Agar Tidak Cepat Penuh

BACA ARTIKEL LAINNYA... Google Duo Tambah Kapasitas Panggilan Grup Menjadi 8 Orang


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Google   Play Store   Ganja  

Terpopuler