Grab Operasikan Dual Headquarter di Jakarta, Pengamat: Sinyal Positif Investasi

Kamis, 10 Desember 2020 – 11:24 WIB
Logo Grab. Foto: Grab

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia masih dinilai atraktif untuk investasi jangka panjang dan bersifat langsung di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Hal itu tampak dari keputusan Grab memilih Indonesia sebagai salah satu rumah dari dual headquarter untuk operasinya di Asia Tenggara.

BACA JUGA: Pengamat Nilai GoJek Tidak Perlu Merger dengan Grab

“Ini berarti kepercayaan terhadap iklim usaha di Indonesia makin positif, di tengah tekanan akibat pandemi,” kata pengamat ekonomi Universitas Indonesia, Rizal E. Halim, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Rizal, penunjukkan Indonesia sebagai tempat dual headquarter Grab dan diresmikannya Grab Tech Center di Jakarta patut diapresiasi.

BACA JUGA: Pengamat: Putusan Pengadilan Terhadap Grab Jadi Momentum untuk Relevansi Hukum Bisnis

Sebab, hal tersebut menunjukkan komitmen jangka panjang dan potret keseriusan Grab memperkuat basis pasar di Indonesia sekaligus Asia.

“Dalam era teknologi sekarang tentu headquarter tidak semata-mata fisik bangunan yang besar, melainkan dedikasi resources dan tempat pengambilan keputusan,” ujarnya.

BACA JUGA: Grab Berkontribusi dalam Ekosistem Transportasi Publik Terintegrasi

Sebelumnya, Grab mengumumkan Indonesia sebagai dual headquarter sekaligus meresmikan Grab Tech Center di Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November lalu.

Kini, Grab memiliki dua headquarter, yakni di Singapura dan Indonesia dalam menjalankan operasinya di Asia Tenggara.

Grab Tech Center yang dibangun di atas lahan seluas 12 ribu meter persegi itu didedikasikan bagi pengembangan teknologi dan inovasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan membawa teknologi buatan Indonesia ke panggung Asia Tenggara.

“Dual headquarter Grab ini merupakan momentum untuk menumbuhkembangkan jejaring dan rantai nilai produksi di sektor teknologi. Juga menjadi magnet bagi industri lainnya khususnya, yang memiliki aspek pengembangan dan inovasi,” papar Rizal.

Rizal melanjutkan, kontribusi Grab terhadap perekonomian Indonesia nantinya akan lebih berkembang dan terukur.

“Pembukaan dual headquarter ini merupakan penanaman modal langsung (FDI), yang lebih berakar dan berdimensi jangka panjang. Di dalamnya ada kesempatan untuk perluasan pasar tenaga kerja nasional,” pungkas Rizal. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler