Gunung Agung Awas

Gubernur Bali Minta Hotel Gratis Buat Backpacker

Selasa, 28 November 2017 – 15:10 WIB
Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai rapat paripurna. Foto: Radar Bali

jpnn.com, BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengimbau semua pihak, terutama pengungsi tidak perlu panik menghadapi erupsi Gunung Agung.

Pastika yakin, para pengungsi sudah tahu apa yang harus dilakukan dan ke mana mengungsi, lantaran dua bulan lalu saat status Awas (level IV) sudah pernah mengungsi.

BACA JUGA: Harus Ada Terobosan Atasi Imbas Erupsi Gunung Agung

Yang menarik, Pastika meminta dan mengimbau pelaku pariwisata, terutama pemilik hotel bisa memberikan diskon maksimal pada turis backpacker atau turis dengan bekal pas-pasan.

“Ini kan bencana, saya minta pelaku pariwisata berpartisipasi. Berikan diskon maksimal kalau perlu gratiskan hotel. Terutama untuk turis backpaker yang duitnya yang sudah habis. Masak (turis backpakcer) dibuatkan tenda juga,” kata Gubernur Pastika seperti dikutip dari Radar Bali.

BACA JUGA: Gunung Agung Awas, Bali United Batal TC di Lombok

Selain menggratiskan hotel, Pastika juga minta ada solusi tiket bisa diperpanjang karena penerbangan ditutup. Tidak hanya tiket, visa yang sudah habis juga bisa diperpanjang. Pastika menegaskan, pihaknya menagih janji pada para pelaku pariwisata.

Dalam pertemuan sebelum Gunung Agung erupsi, pelaku pariwisata menyanggupi berpartisipasi jika terjadi bencara. Apalagi, lanjut Pastika, selama ini pelaku pariwisata sudah banyak meraup untung banyak dari pariwisata.

BACA JUGA: Lihat! Lahar Dingin Mengalir di Lereng Gunung Agung

Setelah mendapat keuntungan, sudah semestinya pelaku pariwisata berkorban saat terjadi bencana. Dengan mau menolong ikhlas, Pastika yakin pelaku pariwisata mendapat balasan dari Tuhan.

“Siapa tahu dengan menolong ini (erupsi Gunung Agung) bisa berhenti. Saya minta pelaku pariwisata berpartisipasi untuk seminggu ini,” tukasnya.

“Sekarang (erupsi Gunung Agung) sudah terjadi. Turis yang punya duit banyak enak, bisa lewat darat ke Surabaya. Yang enggak enak yang backpakcer ini, mereka harus diperhatikan,” tandas gubernur pensiunan polisi itu.

Pastika menegaskan, dirinya sudah menekan surat tanggap darurat bencana Gunung Agung dua hari lalu. Dengan ditekennya surat tersebut, maka penyaluran logistik dan keperluan lainnya bisa dilakukan kembali. “Kalau soal dana ada, kami pakai dana lama (APBD perubahan 2017). Kalau tidak cukup kami minta pusat,” imbuhnya. (rb/san/mus/mus/jpr)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Erupsi Gunung Agung Berpeluang Membesar, Bandara Ditutup


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler