Gubernur Bengkulu Berjanji Akselerasikan Warkop Digital demi Sukseskan DEDI DEWI

Jumat, 26 Februari 2021 – 20:49 WIB
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kiri) dan Wakil Gubernur Rosjonsyah saat upacara pelantikan di Istana Negara pada Kamis, 25 Februari 2021. Foto: BPMI Setpres 2021

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berkomitmen untuk mengakselerasi Warkop Digital demi mewujudkan program pemerintah Desa Digital Desa Wisata atau DEDI DEWI, yang merupakan platform untuk pengembangan ekonomi desa melalui digitalisasi masyarakat.

Hal ini disampaikan Gubernur Rohidin Mersyah saat upacara pelantikan bersama Wakil Gubernur Rosjonsyah di Istana Negara, Kamis (25/2).

BACA JUGA: Warkop Digital Batu Pijakan Transformasi Ekonomi Pedesaan di Lampung

Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan pentingnya mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM yang digabungkan sektor pariwisata.

"Sekarang kita sudah launching satu dua tahun terakhir yang namanya DEDI DEWI, yang sejalan dengan program presiden Desa Digital dan Desa Wisata, di mana kopi hasil kebun rakyat menjadi komoditas utama yang kita sebut dengan Warung Kopi Digital, yang mencoba mensinergikan Desa Digital dengan Desa Wisata," kata Gubernur Rohidin Mersyah pada upacara pelantikan.

BACA JUGA: Musim Pandemi, Warkop Digital Mengakselerasi Ekonomi Desa

Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan kehadiran Warkop Digital di 1.431 desa di Bengkulu akan menjadi pemicu, di mana Warkop Digital akan menggerakan ekonomi di tingkat desa yang selaras dengan era digitalisasi sekarang, apalagi di saat pandemi Covid-19.

Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan Warkop Digital sebagai salah satu program unggulan untuk mewujudkan pembangunan Provinsi Bengkulu, yang memiliki beragam potensi untuk dikembangkan, dengan memberikan akses digital ke masyarakat luas untuk memasarkan komoditas unggulan Bengkulu.

BACA JUGA: Jajaran Brand Ternama ini Raih Top Digital Public Relations Award 2021

Warkop Digital merupakan pemberdayaan masyarkat desa melalui layanan digital dengan kedai kopi sederhana, sebagai wadah fasilitasi pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan desa, pemasaran, percepatan akses, serta pelayanan informasi guna membangun usaha mikro dan lapangan pekerjaan di desa.

Program ini selaras dengan program pemerintah 2021 untuk menyerap 97 persen angkatan kerja untuk menggerakkan ekonomi Indonesia, salah satunya dengan usaha mikro atau UMKM. Namun, kurangnya literasi digital di pedesaan menjadi kendala mewujudkan program ini. Alhasil, Warkop Digital hadir untuk menutup celah dengan memberikan pemerataan akses digital ke masyarakat desa.

Warkop Digital akan menyediakan program prakerja basis desa, standarisasi ekonomi digital desa, dan pembiayaan UMKM digital desa. Selain sebagai pusat usaha desa, Warkop Digital juga menjadi wadah edukasi pelatihan dan kreatif hub bagi para pencari kerja, wirausahawan, dan bahkan pelaku seni atau hiburan.

Nantinya Warkop Digital tidak hanya hadir di Provinsi Bengkulu, tetapi di seluruh desa dan kelurahan se-Indonesia. Warkop Digital ini akan berakselerasi membangun desa bersama DEDI DEWI demi meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan dengan teknologi digital, terlebih di tengah krisis pandemi dan Warkop Digital ini diharapkan bisa memulihkan ekonomi desa dengan cepat pascapendemi. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler