Gubernur Papua Lupa Tito Sudah Jadi Kapolri

Senin, 19 September 2016 – 22:16 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: Cendrawasih Pos/JPG

jpnn.com - JAKARTA -- Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mendapat sambutan hangat saat menghadiri peluncuran buku "Papua: Antara Uang dan Kewenangan" karya Gubernur Papua Lukas Enembe, Senin (19/9) malam di Hotel Borobudur, Jakarta.

Tito mendapat tepuk tangan saat masuk ke dalam ballroom hotel. Tito pun duduk di kursi bagian depan yang sudah disediakan.

BACA JUGA: Malam Penghargaan IFFPIE Dianugerahkan di KLHK

Maklum saja, Tito bukan nama baru di Papua. Ketika masih berpangkat Irjen dan berusia 47 tahun, Tito pernah menjadi  Kapolda Papua (2012-2014).

Lukas Enembe pun memberikan pujian khusus kepada Tito. Berawal ketika Lukas memaparkan dasar-dasar ia menulis buku hingga mengungkap berbagai permasalahan yang ada di Papua.

BACA JUGA: Kutipan Kapolri Ini Super Sekali dan Menginspirasi

Ia mengatakan, pembangunan di Papua baru benar-benar dimulai dan dirasakan mayarakat setelah lahir Undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Namun, kata dia, dalam UU itu juga ada hambatan bagi Papua untuk melaksanakan pembangunan yakni soal kewenangan.

BACA JUGA: BK DPD Gelar Rapat, Pakar Hukum Sarankan Pencopotan Irman

"Ada hambatan (di) regulasi. Regulasi tanpa kewenangan juga tidak ada arti bagi kita membangun Papua. Kita merenung kembali apa yang sudah terjadi selama 15 tahun," kata dia saat memberikan sambutan.

Lalu Lukas pun menyebut, "Dalam kesempatan ini Pak Kapolda, eh, Pak Kapolri."

Sontak saja, Lukas maupun para tamu undangan tertawa dan bertepuk tangan. Ia melanjutkan dengan memberikan sanjungan kepada Tito yang pernah menjadi Kapolda Papua.

"Liar biasa. Tidak sangka bisa jadi Kapolri. Terlalu cepat," ujar Lukas yang disambut tawa dan tepuk tangan lagi.

"Doa orang Papua (untuk Tito) luar biasa," tambahnya.

Menurut Lukas, Tito saat menjabat Kapolda Papua sudah pernah pergi mengelilingi seluruh tanah Papua. Sebanyak 29 kabupaten kota di Papua dan 13 di Papua Barat, sudah pernah dikunjungi Tito. Bahkan, sampai ke pelosok tanah Papua.

 "Tidak ada yang tersisa. Bapak keliling seluruhnya," kata dia.

Jadi, ia meyakini, Tito sudah paham dengan situasi dan permasalahan di Papua. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengumuman Bidan Desa PTT Diulur, ‎Mafia CPNS Merajalela


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler