Gubernur Sulteng Pantau UN SD

Selasa, 07 Mei 2013 – 01:04 WIB
Tampak Gubernur Sulteng, Longki Djanggola yang didampingi langsung Kadikbud Daerah Sulteng, Abubakar Almahdali saat melakukan pemantau UN SD sederajat di SD Negeri Model Terpadu Madani, Senin (6/5). FOTO : M TAUFAN SP BUSTAN/RADAR SULTENG/JPNN
PALU - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD sederajat tahun pelajaran 2012-2013 yang serentak dilaksanakan, Senin (6/5) dipantau langsung Gubernur Sulteng, Drs H Longki Djanggola MSi bersama panitia UN 2013 tingkat Provinsi Sulteng.

Dua SD yang masuk dalam pantauan Gubernur bersama rombongan, yakni SD Negeri 8 di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara dan SD Negeri Model Terpadu Madani, di Kelurahan Tondo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Longki, mengatakan dari hasil pengamatannya dalam pemantauan yang dilakukan di dua sekolah, UN SD sederajat di hari pertama berjalan lancar, aman, sukses, bahkan tidak ada hambatan sedikit pun. Kata dia, kondisi ini sangat jauh berbeda dengan pelaksanaan UN SMA sederajat beberapa waktu lalu yang berlangsung sangat karut-marut.

“Alhamdulillah hasil pengamatan kita di dua sekolah ini semuanya berlangsung aman dan tidak ada kendala sedikit pun,” tegas mantan bupati Parigi Moutong ini, usai melakukan pemantauan UN di SD Negeri Model Terpadu Madani, bersama Kadikbud Sulteng, H Abubakar Almahdali SE MSi, Ketua Panitia UN 2013 Provinsi Sulteng Hj Fadlun A Hamid SH MH, dan Kabid Dikdas Disdik Kota Palu, Drs Nursalam MM, serta rombongan.

Menurut Longki, dari sisi kualitas bahan UN yang di dalamnya itu naskah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) jauh lebih berkualitas dibanding bahan UN SD tahun sebelumnya yang tentunya sangat memudahkan anak-anak dalam mengerjakan soal dan dilihat dari sisi peserta didik mengerjakan soal UN, memang tampak dilakukan dengan sangat tenang.

“Anak-anak kita saat ini dalam mengerjakan soal UN, seperti tidak terlalu sulit dan juga tidak terlalu gampang, melainkan sedang-sedang saja bagi mereka, buktinya mereka semua bisa mengatasi soal UN di hari pertama ini (kemarin,red), dan itu yang paling utama kita harapkan,” tandasnya.

Kadis Dikbud Daerah Sulteng, Abubakar Almahdali, menambahakn kalau pelaksanaan UN SD sederajat kemarin, tidak hanya berlangsung aman dan tanpa kendala di Kota Palu, melainkan juga di 10 kabupaten yang ada di Sulteng, juga berlangsung aman.

“Laporan yang masuk kepada kami dari masing-masing panitia penyelenggara yang ada di kabupaten dan kota, semuanya melaporkan tidak ada masalah di hari pertama UN SD,” katanya.

Itu terwujud, kata Abubakar, tidak lain atas dukungan semua pihak. Mulai dari percetakan yang ada di Kabupaten Gowa, Sulsel, sampai dengan panitia penyelenggara UN yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk dari pihak kepolisian dan TNI yang selalu setia mengawal berlangsungnya UN di tahun ini.

“Mulai dari masalah pendistribusian bahan UN sampai dengan pelaksanaannya hari ini tidak ada kendala. Dan ini kita harapkan sampai dengan berakhirnya pelaksanaan UN SD sederajat, bisa terus berlangsung aman tanpa masalah,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari panitia penyelenggara UN SD sederajat Dikbud Daerah Sulteng, menyebutkan kalau jumlah peserta UN SD sederajat tahun pelajaran 2012-2013, se Sulteng, berjumlah 57.893 peserta, yang terdiri dari 52.662 peserta dari sekolah negeri dan 5.231 peserta dari sekolah swasta. “Tahun ini sedikit meningkat peserta UN SD kita, dibanding peserta UN SD tahun pelajaran 2011-2012, lalu,” kata Ketua Panitia Penyelenggara UN Dikbud Daerah Sulteng, Fadlun. (opn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Karawang Pasar Potensial Bagi Pengedar Narkoba

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler