Gubernur Sulut Terima Pena Emas dari PWI

Sabtu, 29 Juni 2013 – 06:08 WIB
JAKARTA - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang mendapatkan penghargaan tertinggi dari insan pers Indonesia. Yakni penganugerahan Pena Emas oleh Persatuan Wartawan seluruh Indonesia (PWI) di Hotel Kawanua Aerotel, Jl. Cempaka Putih Raya, No120, Jakarta Pusat, Jumat (28/6), sekira pukul 20.00.

Ketua Umum PWI Margiono mengungkapkan, penghargaan ini diberikan kepada pria kelahiran Kawangkoan, Minahasa, 16 Januari 1945 ini, dikarenakan jasa-jasanya yang luar biasa kepada bangsa dan negara Indonesia dalam ikut membangun pers nasional, khususnya PWI. "Pena Emas, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perorangan di kalangan atau di luar pers. Yang memberikan jasa besar kepada PWI dan demokrasi," katanya.

Tokoh Pers Nasional, Tarman Azzam mengatakan, penghargaan Pena Emas ini diberkan dengan kejujuran dan keikhlasan. "Malam ini hanya prosesi. Dan yang diberikan ini adalah penghargaan, bukan hadiah, bukan hasil barter, bukan barang jualan atau tanda terima kasih," tegasnya.

Ia mengungkapkan, pengharggan ini diberikan sejak 1973. Saat kongres PWI Pusat di Tretes, Jawa Timur pada Desember 1973. "PWI sebagai komunitas pers tunggal harus memberikan penghargaan tertinggi terhadap mereka yang berjasa kepada pers. Dan sampai saat ini, baru 33 orang yang menerima penghargaan Pena Emas, dengan orang ke33 adalah Bapak Sarundajang. Tidak semua gubernur bisa menerima penghargaan ini," beber pria yang menerima penghargaan tersebut pada 2010 lalu.

Margiono menambahkan, keputusan rapat pleno PWI tertanggal 24 April 2013 memberikan penganugerahan kepada SHS dengan alasan antara lain sangat peduli terhadap pers. "Mendorong dan menyediakan fasilitasi pengembangan pers dan tidak pernah mencederai pers," pungkasnya. (ian/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPU Dinilai Langgar Perpres 126 dan PKPU 7/2012

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler