Gunung Kartiko Sesumbar soal Proyek Sirkuit Formula E, Singgung F1 dan MotoGP

Rabu, 16 Februari 2022 – 12:45 WIB
Sirkuit Formula E di Ancol. Ilustrasi. Foto: Ryana Aryadita/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Vice Managing Director Formula E Gunung Kartiko menjawab pernyataan sejumlah pihak yang meragukan sirkuit balapan mobil listrik itu bakal selesai tepat waktu.

Gunung Kartiko menyatakan pembangunan sirkuit Formula E sudah berjalan dan bakal selesai sesuai target.

BACA JUGA: Biaya Formula E di Jakarta Mahal, Ternyata Ini Penyebabnya

Dia pun mengeklaim sirkuit itu dikerjakan dengan kualitas dan spesifikasi tinggi sesuai standar Federasi Automobil Internasional atau FIA.

"Pembangunan sirkuit berkualitas dan tepat waktu," ucap Gunung dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (15/2).

BACA JUGA: 5 Begal Pembacok Anggota Brimob di Bekasi Ditangkap, Siapa Mereka? Jangan Kaget

Menurut dia, jalur sirkuit Formula E bakal lebih pendek dari Formula 1 dan MotoGP.

Gunung memerinci lintasan yang akan dipakai untuk Jakarta E-Prix itu memiliki panjang 2,4 kilometer, lebar 12 meter, dan terdapat 18 tikungan.

BACA JUGA: Luhut Membolehkan Warga Jalan-Jalan Meski Covid-19 Masih Tinggi, Wagub DKI: Hati-Hati

“Jalur lintasan yang lebih pendek dibandingkan dengan lintasan Formula 1, maupun MotoGP. Hal ini sudah diverifikasi dengan FEO,” ungkapnya.

Penyelenggara pun terus memonitor pembangunan lintasan. Proyek itu juga dikontrol oleh FEO selama 24 jam.

Pengawasan itu dilakukan melalui control tower dan project management system digital dengan tingkat akurasi monitoring yang tinggi.

Gunung Kartiko berjanji bakal segera menyelenggarakan showcase sirkuit Jakarta E-Prix dalam waktu dekat.

Penjualan tiket Formula E sendiri direncanakan bakal dijual mulai Maret mendatang.

Waktu penjualan tiket itu mundur dari rencana awal pada pertengahan Februari.

BACA JUGA: Walhi Bantah Mahfud MD soal Penambangan Andesit di Desa Wadas

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai penjualan tiket Formula E itu tidak rasional mengingat sirkuit belum kelar dibangun.

“Rencana penjualan ke bulan Maret juga sesuatu yang tidak rasional. Trek juga belum tentu disetujui oleh FEO sehingga penjualan tiket belum waktunya,” ucap Gilbert. (mcr4/fat/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler