Muktamar Pemikiran Dosen PMII

Gus Abe: Jangan Sampai Kader PMII Hanya jadi Penonton di Era Global

Selasa, 06 April 2021 – 21:03 WIB
Muhammad Abdullah Syukri. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, TULUNGAGUNG - Ketua umum terpilih Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Muhammad Abdullah Syukri atau biasa disapa Gus Abe, menghadiri Muktamar Pemikiran Dosen PMII di UIN Tulungagung, Jawa Timur, Senin (5/4) hingga Rabu (7/4).

“Saya bersukur bisa bersama dengan para senior dan alumni PMII yang saat ini telah memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan bangsa Indonesia,” katanya.

BACA JUGA: Gus Abe: Bonus Demografi Indonesia Ibarat 2 Sisi Mata Uang Buat PMII

Gus Abe menambahkan, muktamar ini merupakan kegiatan penting demi memberikan solusi kebangsaan secara konkret.

"Dunia akademik Indonesia saat ini membutuhkan solusi yang jitu dan efektif. Muktamar ini salah satu tempat melahirkan solusi yang dibutuhkan," katanya.

BACA JUGA: Warung Gubuk di Pinggir Kali itu Penuh Misteri, Ternyata Inilah yang Ditemukan Polisi

Dia mengatakan, muktamar ini juga menjadi cambuk tersendiri bagi seluruh kader PMII di Indonesia.

Apabila dosen PMII di Indonesia sudah bersatu, maka para kader harus bersama-sama sadar bahwa PMII memiliki peran dan nilai penting bagi pembangunan Indonesia.

BACA JUGA: Hadiri Muktamar Pemikiran Dosen PMII, Gus Jazil Beberkan Empat Rumusan Hadapi Indonesia Emas

"Jangan sampai kader PMII hanya menunggu dan menjadi penonton di era global yang makin kompetitif. Kami akan bersama-sama membangun organisasi dan negeri, membangun kapabilitas diri agar mampu menghadapi situasi dan kondisi global," tuturnya.

Gus Abe menambahkan bahwa seluruh elemen di PMII harus berupaya memperbaiki sistem kaderisasi dan sumber daya manusia agar menjadi SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global.

“Seluruh elemen PMII baik dari tingkat PB PMII, PKC, hingga tataran rayon akan terus berbenah diri memperbaiki sistem kaderisasi yang sudah ada dan membangun sumber daya manusia PMII yang kompetitif," katanya. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler