Gus Menteri Sebut Penerima BLT DD Selama Pandemi Corona Mayoritas Petani

Kamis, 02 Juli 2020 – 18:36 WIB
Abdul Halim Iskandar. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menerangkan, selama pandemi virus corona ini mereka terus berupaya untuk membantu perekonomian masyarakat.

Menurut pria yang biasa disapa Gus Menteri ini, mereka akan fokus memberikan BLT bagi masyarakat desa atau BLT DD (dana desa).

BACA JUGA: Reformasi Manajemen Data Desa, Ini yang Dilakukan Kemendes PDTT

Khususnya, bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), penduduk yang kehilangan mata pencaharian (KPM) dan petani dan buruh tani.

"Kami akan upayakan semua dapat sentuhan secara proporsional. Bisa kembalikan ketahanan ekonominya dan membawa pertumbuhan di desa," ujat Gus Menteri dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/7).

BACA JUGA: Gus Menteri Minta Segera Digitalisasi Desa Wisata

Gus Menteri menjelaskan, dari 74.953 desa di Indonesia hanya ada 57 desa yang kemungkinan tidak menerima dana desa, dan 61 desa yang tidak menyalurkan BLT dana desa. Sementara 95 persen desa yang berpotensi menyalurkan BLT sudah melakukan penyaluran dana desa.

Untuk penerima, Gus Menteri memerinci ada 2.341.750 dari golongan PEKKA, KPM yang anggotanya menderita penyakit kronis/menahun sebesar 283.392 keluarga, KPM sebesar 1.400.438.

BACA JUGA: Gus Menteri Minta Mahasiswa KKN Mengedukasi Warga Desa soal New Normal

Penerima kali ini, lanjut Gus Menteri mayoritas berasal dari petani dan buruh tani dengan angka sebanyak 6.602.190 orang.

"Kami berikan penekanan pada petani, ada 88 persen yang penerima BLT sementara itu petani. Yang ada ini adalah petani buruh dan petani yang rata-rata kepemilikan lahannya 0,4 hektar," tandas Gus Menteri. (cuy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler