Gus Ulil Ungkap Alasan Angkat Erick Thohir jadi Lakpesdam NU

Sabtu, 02 Desember 2023 – 20:34 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Tim media Erick Thohir

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf mengangkat Erick Thohir menjadi Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU.

Pengangkatan Erick Thohir sebagai Ketua Lakpesdam, bukan tanpa alasan.

BACA JUGA: Sekjen PBNU: Erick Thohir Sosok yang Tepat Konsolidasikan Transisi Lakpesdam NU

Menurut KH Ulil Abshar Abdalla, Ketua PBNU ingin Lakpesdam PBNU di bawah pimpinan Erick Thohir (ET) bisa bergerak sebagai Badan Perencana Nasional (Bappenas) PBNU.

“ET digadang-gadang oleh Gus Yahya menjadikan Lakpesdam itu seperti Bappenas. Lembaga yang merancang perkembangan dan arah dari seluruh kegiatan Islam inisiatif yang ada di NU, dan saya juga berharap di bawah (pimpinan) Pak ET, lembaga ini betul-betul kelasnya naik menjadi seperti Bappenas,” kata Gus Ulil, Sabtu (2/12).

BACA JUGA: Optimistis Kinerja Tahun Buku 2023 Terjaga, Telkom Pastikan Transformasi 5BM Berjalan Lancar

Menurut Gus Ulil, Lakpesdam merupakan lembaga warisan dari Gusdur (KH Abdurrahman Wahid) yang berdiri pada 1985, beberapa bulan setelah Muktamar yang historis dalam sejarah NU yaitu mu’tamar ke- 27 di Situbondo 1985.

Namun saat ditanyakan apakah Erick Thohir diundang dalam acara Muktamar Pemikiran NU 2023, Gus Ulil mengatakan PBNU tidak mengundang menteri BUMN itu.

BACA JUGA: Dari Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Ganjar Gemakan Hidup Anti-KKN

Menurut Gus Ulil, hal ini dilakukan PBNU untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mengaitkan acara NU dengan politik

“Pak Erick tidak diundang, karena kami ingin fokus membahas masalah-masalah non politik, bagaimana pun kalau Pak ET diundang, nanti bjsa menimbulkan tafsiran macam-macam, kami ingin forum ini fokus pada masalah yang sifatnya subtansial,” terang Gus Ulil.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler