Gus Yaqut: Ansor Tak Akan Pernah Berhenti Menjaga Indonesia

Rabu, 06 Desember 2017 – 20:42 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Foto: GP Ansor

jpnn.com, LEMBANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya akan sekuat tenaga menjaga persatuan Indonesia.

Ansor juga tidak akan berhenti melawan pihak-pihak yang mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA: Gus Yaqut: Dakwah Harus Akomodasi Budaya Lokal

Selain itu, Ansor juga akan bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang memecah belah persatuan dan keberagaman Indonesia.

"Ansor tidak akan pernah berhenti untuk menjaga Indonesia dari semua gerakan yang mengancam persatuan dan keberagaman Indonesia, memecah belah umat beragama, merongrong NKRI, dan gerakan yang ingin menegakkan  khilafah," kata Yaqut saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) GP Ansor Angkatan VI di Pondok Pesantren Roudlatut Tholibien, Leteh, Rembang, Rabu (6/12).

BACA JUGA: Abuya Muhtadi Minta Ansor Jadi Pagar Utama Jaga NKRI

Pria yang karib disapa Gus Yaqut itu menambahkan, sikap GP Ansor sejalan dengan tema kegiatan, yakni Yang Waras Jangan Mengalah.

"Tema itu sebagai bentuk penegasan sikap Ansor yang tidak diam ketika paham kebangsaan Indonesia diganggu. Makanya, yang waras jangan ngalah," tambah pria asli Rembang, Jawa Tengah, itu.

BACA JUGA: Ketua Umum GP Ansor Cicipi Kopi Barista Naker

Dia memberi contoh Ansor dihujat saat menjaga gereja. Menurut Gus Yaqut, GP Ansor pada hakikatnya bukan menjaga gereja.

GP Ansor, sambung Gus Yaqut, menjaga komponen bangsa yang pernah bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Gus Yaqut mengatakan, Ansor tidak hanya menjaga gereja. Ansor juga siap turun jika diminta membantu menjaga keamanan ibadah umat beragama lain.

Namun, dia menekankan, apa yang dilakukan oleh Ansor itu tidak berlaku selamanya. 

"Ansor akan berhenti melakukan hal yang demikian apabila para penebar teror yang mengancam keutuhan NKRI binasa dari negeri ini," kata Gus Yaqut.

Pada kesempatan itu, Gus Yaqut berpesan kepada seluruh kader Ansor, termasuk Banser, untuk tidak berkecil hati ketika dihujat hanya karena ingin menjaga Indonesia.

Sebab, menurut Gus Yaqut, para kiai yang sudah jelas mutu keilmuan dan kerendahhatiannya juga dihujat ketika bersama mempertahankan keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila.

Sementara itu, PKN yang akan diadakan mulai Rabu (6/12) hingga Minggu (10/12) digelar bersamaan dengan latihan instruktur (LI) 2 yang dilaksanakan di Pesantren Al-Hamidiyah, Ngemplak, Lasem.

Acara tersebut diikuti ratusan peserta. Para pemuka agama Islam, Nasrani, Budha, Bupati Rembang Abdul Hafidz, serta Kapolres Rembang AKBP Pungki Bhuana Santoso juga hadir pada pembukaan PKN VI dan LI-2. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gus Yaqut: Jadikan Sepak Bola Alat Pemersatu Bangsa


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler