Habib Rizieq: Pilkada DKI Adalah Soal Membela Agama

Minggu, 19 Maret 2017 – 23:36 WIB
Rizieq Shihab saat menjadi saksi ahli di sidang Ahok, Selasa (28/2). Foto: Pool/Raisan Al Farisi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Istigasah akbar digelar di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/3). Tampil sebagai penceramah utama adalah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Muatan politis acara keagamaan ini sangat gamblang. Selain materi ceramah yang fokus pada Pilkada DKI 2017, acara juga dihadiri calon gubernur DKI Anies Baswedan bersama beberapa petinggi tim suksesnya seperti Mohamad Taufik dan Boy Sadikin.

BACA JUGA: Anies-Sandi Berencana Gelar Workshop di Pasar-pasar

Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menegaskan hari pencoblosan Pilkada DKI, 19 April 2017 bukan hanya soal politik semata. Tetapi juga pertarungan antara pembela agama dengan penista agama dan para pendukungya.

"Cagub Anies dengan cagub Ahok itu hanya soal kecil. Persoalan yang lebih besar adalah soal membela agama yang kita yakini," kata Rizieq.

BACA JUGA: Gerindra Nilai Anies-Sandi Lebih Penting daripada Jabar

Habieb Riziq mengingatkan agar seluruh umat mengawal Pilgub DKI agar tidak dicurangi.

Karena, saat ini banyak indikasi yang mengarah pada upaya mencurangi cagub yang didukung umat.

BACA JUGA: Keluaga Cendana Solid Dukung Anies-Sandi

Di antaranya dengan menjerat cagub tersebut dengan berbagai kriminalisasi yang sama sekali tidak pernah diperbuat.

"Cagub yang didukung umat ini memiliki peluang menang yang sangat besar. Mereka mencoba untuk mencuranginya, sehingga mari kita jaga bersama-sama," ujar Habib Rizieq.

Sementara Anies Baswedan yang hadir ke lokasi agak terlambat, mengaku terharu dengan dukungan dari ribuan warga Kebayoran Lama.

Ia berharap warga tidak tertipu dengan kampanye hitam yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

Salah satu contohnya kampanye hitam yang menyebut dirinya dan Sandiaga Uno akan menghapus KJP dan KJS jika terpilih menjadi gubernur.

"Jangan percaya kalau ada yang bilang Anies Sandi akan menghapus KJP dan KJS. Justru kami akan menambah KJP dan KJS dengan plus-plus yang lebih banyak," tegas Anies. (dem/rmol)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Keok di Bekasi, Dhani Kembali Ramaikan Pilkada DKI


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler