Habiburokhman Mengajukan Pertanyaan Lugas kepada Jenderal Idham Azis

Rabu, 30 September 2020 – 17:52 WIB
Habiburokhman. Foto: dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti pembubaran acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), termasuk yang dihadiri mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Pak Kapolri, saya menyoroti kejadian yang disebut-sebut terjadi di Surabaya, saat ada Pak Gatot Nurmantyo di sana," kata Habiburokhman saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Idham Azis, Rabu (30/9).

BACA JUGA: Sindiran Anak DN Aidit untuk Petinggi KAMI, Menohok Banget!

Politikus Partai Gerindra itu mempertanyakan kenapa yang berdemonstrasi menolak KAMI saat itu tidak dibubarkan polisi.

Karena itu, dia meminta Polri juga bersikap adil dalam hal pembubaran kegiatan. "Kami juga sepakat semua orang yang melakukan melanggar protokol Covid-19,  melakukan kumpul-kumpul dibubarkan," ujar dia.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Luhut Diprotes Mahasiswa di China, Gatot Senang dan Bersyukur, Fadli Zon Menyampaikan Kecaman

Namun, anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu menilai ada hal kurang dilakukan Polri saat itu.

"Yang saya lihat, mungkin saya kurang lengkap videonya, itu orang demonstrasi di luar tidak dibubarkan," kata dia.

BACA JUGA: Mahfud MD: Kelihatan Siapa yang Berpura-pura atau Tidak

Menurut dia, supaya menghindari persepsi yang bermacam-macam di publik, maka ke depan penerapan keadilan itu menjadi penting.

"Karena ini politis. Orang-orang yang terlibat juga orang politik. Ya setiap kejadian bisa saja dipersepsikan macam-macam," ungkapnya.

Karena itu, ujar Habiburokhman, seharusnya dua-duanya dibubarkan baik yang menggelar acara KAMI, maupun demonstrasi menolak acara itu.

"Jadi orang yang menyelenggarakan acara melanggar (protokol) Covid-19, siapa pun, baik itu yang di dalam maupun di luar itu sama-sama dibubarkan," pungkas Habiburokhman. (boy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler