Hadapi Musim Penghujan, Pj Gubernur Agus Fatoni Gelar Rapat Penanggulangan Bencana

Rabu, 10 Januari 2024 – 16:26 WIB
Penjabat Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni bersama Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati dan Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa menggelar Rapat Atensi Penanggulangan Bencana 2024, Selasa (9/1). Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Sumsel

jpnn.com, PALEMBANG - Pejabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanganan banjir, terutama menghadapi musim penghujan seperti saat ini.

Hal itu disampaikan Pj Gubernur Agus Fatoni saat bersama Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati dan Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa menggelar Rapat Atensi Penanggulangan Bencana 2024.

BACA JUGA: Evaluasi Kinerja Penjabat Gubernur Sumsel Agus Fatoni, Kemendagri Berikan Apresiasi

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/1).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama seluruh instansi dan stakeholder terkait saat ini telah berkoordinasi juga bergerak bersama mengantisipasi banjir.

BACA JUGA: Kabar Baik dari Pj Gubernur Agus Fatoni soal Hasil Kinerja Setahun Pemprov Sumsel di 2023

"Kita harus lakukan antisipasi sebelum terjadi banjir, kebetulan kita juga sudah apel kesiapsiagaan personel dan peralatan," kata Fatoni.

Dalam rapat tersebut, Fatoni memberi arahan agar para korban bencana perlu dilakukan pendampingan secara fisik, termasuk trauma center.

BACA JUGA: Warga Muratara Kebanjiran, Pj Gubernur dan Ketua PKK Sumsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Fatoni secara khusus juga meminta Kepala Pelaksana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Muhammad Iqbal Alisyahbana segera mengundang pemerintah kabupaten atau kota dalam penanggulangan bencana.

"Banjir perlu penanganan terpadu, Pak Wali sudah sangat serius sekali, dan tentu provinsi akan mendukung. Kalau di kabupaten-kabupaten lain, kami melakukan kegiatan itu dari jauh-jauh hari sebelum terjadinya bencana," ujar Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati menyebut bencana tahunan di daerah ini terdiri dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, dan tanah longsor.

Kota Palembang sendiri biasanya hanya mengalami banjir dan terdampak asap jika terjadi bencana karhutla.

"Jadi menurut saya perlu sharing dengan kabupaten yang rawan dengan bencana, seperti OKI. Kalau Kota Pagar Alam biasanya terjadi longsor dan baru-baru ini Gunung Dempo aktif," ungkap Anita.

Masih di lokasi yang sama, Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan kunci sukses penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu.

“Betul seperti kata Pak Pj Gubernur Agus Fatoni bahwa menanggulangi semua itu adalah kata kuncinya terpadu. Sebab dengan terpadu akan menjadi ringan semuanya,” ujar Pj Wali Kota Ratu Dewa.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Kepala BPBD Sumsel Muhammad Iqbal Alisyahbana menegaskan dalam mengantisipasi banjir pihaknya sudah melaksanakan gladi kesiapsiagaan personel dan peralatan di Jakabaring Palembang yang dipimpin langsung Pj Gubernur Agus Fatoni.

"Kami juga sudah melaksanakan gladi kesiapsiagaan di Ogan Ilir. Selain itu, kami juga mengaktivasi komando di Kantor BPBD ketika posko ini aktif semuanya bergerak," pungkasnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler