Hadiri Diskusi Pancasila, Bang Ara Puji Umat Islam Indonesia

Jumat, 01 Juni 2018 – 20:42 WIB
Garuda Pancasila. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, BANDUNG - Politikus muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyatakan, umat Islam di Indonesia punya peran besar terhadap Pancasila. Menurut legislator PDI Perjuangan itu, lahir dan bertahannya Pancasila hingga saat ini tak terlepas dari kontribusi umat Islam.

Ara -panggilan akrab Maruarar- menyatakan itu ketika hadir sebagai pembicara diskusi bertema Kita dan Pancasila di Universitas Kristen Maranatha, Bandung Jawa Barat, Jumat (1/6). “Menurut saya Pancasila adalah hadiah yang terindah dari umat Islam untuk Indonesia," ujarnya.

BACA JUGA: Gus Yahya: Pancasila Adalah Sari Pati Kekayaan Indonesia

Diskusi itu juga dihadiri pembicara lainnya. Antara lain Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D. dan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haedari.

Ara dalam diskusi yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung itu menjelaskan, muslim yang mayoritas di Indonesia bisa menerima Pancasila. Menurutnya, hal itu sangat penting sehingga Pancasila terjaga.

BACA JUGA: Jokowi : Pancasila Sampai Akhir Zaman


Diskusi bertema 'Kita dan Pancasila' di Universitas Maranatha Bandung, Jumat (1/6). Foto: TMP for JPG

Ketua umum Taruna Merah Putih (TMP) itu menegaskan, Pancasila bukan milik kelompok atau golongan tertentu saja. Karena itu Ara mengajak seluruh kalangan untuk terus menjaga Pancasila.

BACA JUGA: Harapan dan Ajakan PDI Perjuangan di Hari Lahir Pancasila

“Tanpa terkecualia generasi muda agar menjaga dan merawat Pancasila,” tegas wakil rakyat di DPR dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang itu.

Dalam kesempatan itu, Ara juga memaparkan sejumlah slide tentang ragam kegiatan TMP di berbagai daerah dalam mengawal Pancasila dan merawat kebinekaan. Mahasiswa yang hadir pun tampak antusias menyimak paparan Ara dan memberi aplaus.

Ara lantas mengajak siapa pun yang mencintai Pancasila agar tak segan-segan mengampanyekannya ke publik. "Tapi kalau yang dukung Pancasila diam di rumah pasti tidak punya kekuatan dan tidak percaya diri bahwa kita pemilih sah republik ini," tutur Ara.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengamat: Anak Milenial Tidak Butuh Teori Pancasila


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler