Hahaha...Polwan Curi Helm Polisi di Depan Rumah Kapolda

Jumat, 01 Juli 2016 – 06:01 WIB
Ilustrasi: pixabay

jpnn.com - MAKASSAR - Polsek Tamalate, Makassar terpaksa mengamankan seorang wanita bernama Emi Enriani. Bagaimana tidak, dengan seragam bak polwan, Emi ketahuan mencuri helm seorang polisi di depan rumah jabatan Kapolda Sulawesi Selatan.

Malam itu, Selasa (28/6), Emi berani mencuri helm anggota sabhara karena menyangka tidak ada personel yang berjaga di tempat itu. Namun perkiraannya meleset.

BACA JUGA: WASPADA! Beredar Kalender Bergambar Palu Arit

Saat kedapatan hendak mengambil helm polisi, Emi langsung mengaku sebagai anggota polwan. Hanya saja, ketika diminta menunjukkan kartu tanda anggota dan surat tugas, dia tak mampu memperlihatkannya. Termasuk surat jalan. Petugas jaga kemudian mengamankan Emi. Selanjutnya digiring ke Mapolsek Tamalate untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Di depan polisi yang memeriksanya, Emi kembali menegaskan dirinya sebagai anggota polwan. ”Saya anggota Polwan, Pak. Tugas di Polres Tojo Una-una, Kota Palu, Sulawesi Tengah,” ujarnya. 

BACA JUGA: Ingat ya, Tidak Ada Penerimaan CPNS!

Tak hanya menyebutkan tempatnya bertugas. Emi juga menyebut angkatan dan NRP. ”Saya ini angkatan 42 dengan NRP 97118759,” terangnya.

Meski terus berkilah, polisi tetap melanjutkan proses hukum terhadap Emi, yang pada saat ditangkap mengenakan seragam polwan bertuliskan Subdit Dalmas.

BACA JUGA: Brak... Pemudik Bersepeda Motor Tewas Menubruk Truk

Kapolsek Tamalate, Kompol Aziz Yunus yang dikonfirmasi, mengkonfirmasi kebenaran adanya seorang polwan gadungan yang diamankan karena mencuri helm depan rujab kapolda.

”Gelagatnya cukup aneh. Apakah dia mengidap kelainan jiwa atau memang berani. Sebab dia mengenakan seragam polwan dan mencuri helm depan rujab kapolda,” terang Aziz seperti dilansir dari Berita Kota Makassar.

Awalnya, tambah Kapolsek, Emi ditemukan membawa sebuah koper. Kemudian dia mengambil helm seorang anggota sabhara dan mengaku sebagai polisi. ”Anggota jaga curiga, hingga meminta KTA serta surat tugas dan surat jalannya. Karena tak mampu memperlihatkan, Emi diamankan lalu dibawa ke Polsek Tamalate,” jelas Aziz lagi.

Berkali-kali diinterogasi, Emi tetap ngotot mengaku sebagai anggota polwan. Hal ini membuat petugas Polsek Tamalate untuk mencari keluarga Emi. Kuat dugaan ia mengidap kelainan jiwa.

”Dugaan kami, perempuan ini mengalami kelainan jiwa. Kalau seragam yang dipakainya, kemungkinan milik saudaranya yang anggota polwan. Untuk sementara kami masih dalami kasusnya,” tandas Aziz. (ish/rus/adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Orangtua Ngadu ke Dewan Lantaran Anaknya Tak Diterima di Sekolah Negeri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler