Hanya Dipicu Dendam, Tetangga Satu Gang Dibunuh

Kamis, 29 Mei 2014 – 00:50 WIB

jpnn.com - BANJARMASIN - Dipicu dendam, Muhammad alias Amat Syarifah (45) warga Jl Tembus Gang Ganda Pura RT 27 Banjarmasin Selatan tewas setelah dikeroyok seterunya, Selasa (27/5) sekitar pukul 16.00 Wita.

Amat mengalami tiga mata tusukan, dua tusukan di dada, satu tembus di badannya, serta satu luka di pinggang. Ia tewas dalam perjalanan menuju RSUD Ulin Banjarmasin akibat kehabisan darah.

BACA JUGA: DPRD Kotamobagu Dorong Pembentukan Dinas Perumahan

Menurut keterangan istri korban, Syarifah (43) dan putrinya Kanna (22), mereka tidak mengetahui motif permasalahan antara suaminya dan pelaku itu.

Namun, kata Syarifah, satu jam sebelum kejadian, pelaku yang akhirnya diketahui adalah Riduan alias Duan (38) dan adiknya Farid Harja alias Farid (33), yang tidak lain tetangga satu gang,  serta satu orang temannya yang tidak ia kenal datang mencari suaminya.

BACA JUGA: Bandara Hasanuddin Terancam Ditutup

”Dimana suami kamu, sampaikan aku mencari mengajak berkelahi. Aku tunggu di jalan tol,  tantang duel,” ucap Syarifah menirukan ucapan Duan.

Kemudian Syarifah tidak menjawab sepatah kata pun. Setelah itu, Duan dan Farid serta temanya pergi dari rumahnya. Sembari menjauh ia kembali bersuara kepada Syarifah bahwa Duan akan membunuh suaminya itu. ”Aku sudah membunuh tujuh orang dan suami kamu yang menjadi korban kedelapan,” ceritanya.

BACA JUGA: Dua Kapal Penumpang Bersenggolan

Suaminya saat itu memang tidak ada di rumah ketika pelaku mencari. Namun mereka ternyata berpapasan di depan gang. ”Suami saya dicegat di jalan dan langsung dikeroyok,” kata Syarifah.

Sementara berdasarkan pengakuan Duan, ia dendam dengan korban yang sebelumnya mengajak dirinya duel. ”Seminggu yang lalu Amat mengajak saya berkelahi, tapi tidak saya ladeni dan hari ini puncaknya saya merasa dendam, lalu mabuk alkohol oplosan dan mencari untuk menghabisinya,” ucap Duan.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Didik Subiyakto, didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyanto, mengungkapkan, pelaku dua orang dan sudah ditangkap.

Untuk pemeriksaan sementara dari saksi yang melerai bernama Murjani, motifnya memang dendam.  ”Duan sudah dua kali membunuh dan ini korban yang ketiga,” jelas Didik kepada Radar Banjarmasin (Grup JPNN).

Dikatakan Kapolsek, saksi yang saat itu melerai juga mengalami luka di dada dan telinga kiri akibat sabetan sajam Duan.
Namun, jelas Didik, pelaku kakak beradik dan menurut keterangan Murjani saat itu korban ditemani tiga orang temannya lebih dulu datang ke rumah pelaku, lalu secara tidak sengaja mereka berpapasan di depan gang.

”Mereka adu mulut, lalu Duan langsung mengeluarkan sajam yang ia selipkan di pinggangnya dan menikam bertubi-tubi,” ucapnya. (lan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DKPP: Komisioner KPU Parepare tak Terbukti Curang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler