Hanya karena Korek Api, Aldi Tewas di Tangan Temannya Sendiri

Sabtu, 29 Juni 2019 – 22:16 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Radarbogor.id

jpnn.com, JAKARTA - Hidup Aldiansyah (Aldi), 20, berakhir tragis. Dia tewas usai dilempar dengan botol anggur merah oleh pelaku bernama Mayzon Kurniawan, 26.

Mayzon bukan orang lain, tetapi teman kerja Aldi. Nyawa Aldi melayang hanya karena masalah sepele; pelaku kesal karena korban meminjam koreknya cukup lama.

BACA JUGA: Gegara Korek Api, Aldianyah Tewas di Tangan Temannya Sendiri

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (28/6) dini hari di Tanggul Sungai Ciliwung pinggir Rel kereta Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Mantan Perwira Polisi Otak Pembunuhan Sang Istri Huni Sel Maximum Security

BACA JUGA: Penemuan Mayat Perempuan di Selokan Diduga Korban Pembunuhan

Saat itu, korban dan teman-temannya yang merupakan pekerja proyek hendak nongkrong di sana sambil menenggak anggur merah untuk menghangatkan tubuh.

“Korban bersama dengan teman-temannya sampai di tanggul dan kemudian memesan minuman anggur merah,” ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Pengakuan Kepling Soal Perilaku Mantan Perwira Polisi Otak Pembunuhan Istri Sebelum Ditangkap

Pelaku sudah berada di lokasi bersama seorang perempuan sambil minum anggur. Korban bersama dengan teman-temannya lantas nongkrong bersebelahan dengan pelaku yang juga merupakan rekan kerja di proyek Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA: Pembunuhan Sadis, Kepala Dihajar Kayu, Mayat Dibiarkan di Jalan

Tidak lama, korban menghampiri pelaku yang sedang duduk di tanggul untuk meminjam korek api. Setelah diserahkan oleh pelaku, korban kemudian kembali dengan teman-temannya membawa korek pelaku.

“Pelaku kemudian datang menghampiri korban sambil berkata ‘kamu minjam korek enggak dibalik-balikin’. Dan secara tiba-tiba pelaku menendang korban dengan kaki kanannya hingga mengenai wajah pelaku,” ungkap Gozali.

BACA JUGA: Haris Simamora Si Pembunuh Satu Keluarga Minta Diberi Kesempatan Hirup Udara Segar

Setelah ditendang, korban tidak melawan dan hanya diam. Entah mabuk atau masih emosi soal koreknya tadi, tiba-tiba pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari pinggang kanannya dan mengacungkannya sambil menunjukkan bahwa dirinya kebal dan kemudian menyayat tangannya sendiri sebagi buktinya.

Namun, korban dan teman-temannya tidak mempedulikan dan kemudian menghindar. Selanjutnya pelaku memasukkan kembali pisaunya ke balik pinggang.

“Pelaku berjalan menuju tempat duduknya dan selanjutnya mengambil satu botol minuman anggur. Dengan menggunakan tangan kanannya, pelaku kemudian melempar botol minuman tersebut ke arah korban dan mengenai leher dekat telinga korban. Mendapat lemparan botol, korban kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar dia.

BACA JUGA: Haris Simamora Si Pembunuh Satu Keluarga Dituntut Hukuman Mati

Teman-teman korban berusaha menolong dan membawanya menggunakan bajaj ke bedeng proyek tempat mereka tinggal selama kerja.

Karena sudah tidak bergerak, korban lantas dilarikan menggunakan taksi ke Rumah Sakit Agung Manggarai. Namun belum dapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Teman-teman korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. "Pelaku kami tangkap di bedeng proyek, tanpa melakukan perlawanan," kata Gozali. (dhe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembunuhan Sadis, Kepala Dihajar Kayu, Mayat Dibiarkan di Jalan


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler