Hanya‭ ‬Dua Persen‭ ‬Pria‭ Mau KB

Senin, 20 Februari 2012 – 09:15 WIB

BANDUNG -‭  ‬Minat kaum pria untuk menjadi peserta program keluarga berencana(KB‭) ‬masih minim.‭ ‬Di Jabar,‭ ‬misalnya,‭ ‬baru‭ ‬2‭ ‬persen kaum pria yang menjadi peserta KB.

‎‏"Kebanyakan pria menggunakan kontrasepsi berupa kondom,‎" ‏kata‭  ‬Kepala Perwakilan‭  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana‭ (‬BKKBN‭) ‬Jabar,‭ ‬Siti Fathonah,‭ ‬seusai Konsolidasi Pengelola Program KKB-IPKB-Media, seperti diberitakan Radar Bandung (Grup JPNN).

‏Mitos maupun perilaku menjadi faktor keengganan kaum pria menggunakan kontrasepsi.‭ ‬Keengganan pria menggunakan kontrasepsi ini berpotensi menjadikan tingginya angka kelahiran di Jabar.

‏Menurut Fathonah setiap tahun ada sekitar‭ ‬700‭ ‬ribu bayi lahir di Jabar.‭  ‬Angka kelahiran di Jabar sendiri‭ ‬1,89‭ ‬persen.

Sementara angka kepesertaan KB di Jabar sekitar‭ ‬63‭ ‬persen.‭ "‬Targetnya angka kepesertaan KB di Jabar meningkat‭ ‬0,5‭ ‬persen setiap tahunnya,‭" ‬ujar Fathonah.

Tingginya angka kelahiran berpotensi menimbulkan baby boom di Jabar.‭  "‬Baby boom mengancam Jabar.‭ ‬Kalau angka kelahiran masih‭ ‬700‭ ‬ribu bayi setiap tahun,‭ ‬baby boom bisa terjadi di Jabar sekitar tahun‭ ‬2022,‭" ‬terang Ketua Koalisi Kependudukan Jabar,‭ ‬Ferry Hadiyanto.

‏Jumlah pasangan usia subur di Jabar diperkirakan telah mencapai‭ ‬45‭ ‬persen dari jumlah penduduk.‭ ‬Hal inilah yang menjadikan di tahun‭ ‬2022‭ ‬nanti terjadi ledakan penduduk yang lebih besar. Selain itu,‭ ‬setiap pasangan usia subur keinginan untuk memiliki anak lebih dari‭ ‬2.‭ ‬Menurut Ferry rata-rata rumah tangga memiliki‭ ‬3,4‭ ‬anak.‭(‬tie‭)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Remaja Putri Rentan Rayuan Gombal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler