Harga Sembako Stabil, Pembeli Masih Minim

Minggu, 11 September 2016 – 01:52 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

jpnn.com - TARAKAN – Harga bahan kebutuhan rumah tangga di sejumlah pasar di Kota Tarakan hingga saat ini masih terbilang relatif stabil. Dari pantauan Radar Tarakan, sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan lain-lain masih betah di harga normal.

Diakui salah satu pedagang sembako di pasar Gusher, Agustina, harga rempah-rempah lainnya yang dijadikan bumbu dapur juga masih stabil. “Lebaran tinggal dua hari lagi. Tapi masih belum ada sembako yang naik harganya,” beber Agustina kepada Radar Tarakan kemarin (9/9).

BACA JUGA: Waduh…Taman Ini Jadi Tempat Indehoi Pasangan Remaja

Untuk pembeli sembako sendiri, Agustina mengungkapkan tidak ada lonjakan karena masih terbilang sepi. Menurut wanita berusia 52 tahun ini, keadaan seperti ini hampir sama dengan tahun lalu.

“Bahkan bisa dibilang pembeli tahun ini lebih sepi dari tahun lalu. Perhatikan aja, Mba,” bebernya sambil menunjuk ke arah luar yang tak ada satu pun pembeli.

BACA JUGA: Maaf Ya..Pakde Karwo Tak Setuju Gaji Dewan Naik

Menurutnya, jika memang harga sembako akan naik, pemicunya bisa dikarenakan terlambatnya pasokan jenis sembako tersebut. Namun, kenaikan tidak langsung melonjak naik.

Karena jika ada kenaikan harga, pihaknya akan mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu seminggu sebelum kenaikan ditetapkan.

BACA JUGA: Lalare Orchestra Banyuwangi Raih Penghargaan Dunia Kategori Heritage

“Paling naik dua ribu atau tiga ribu. Tidak akan terlalu berpengaruh, karena masyarakat sudah terbiasa dengan kenaikan harga seperti ini,” ucapnya.

Pedagang yang membuka tokonya dari pukul 05.00 hingga 20.00 Wita itu juga menjelaskan, untuk harga beras yang terjual di tokonya mempunyai variasi  harga. Berkisar dari harga Rp 200 hingga Rp 300 ribu per sak.

Untuk per liter minyak goreng, Agustina memaparkan mulai berkisar dari harga Rp 12.000 hingga 14.000. “Tidak ada pengaruhnya dengan perayaan apapun. Kemungkinan harga normal ini akan bertahan hingga usainya lebaran Idul Adha,” jelas Agustina. (ays/ash)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ealah, Sudah Enak Jadi PNS Kok Nyambi Bandar Narkoba


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler