Hari Lahir Pancasila, Ganjar: Kita sedang Membuktikan Kemampuan Bangsa

Senin, 01 Juni 2020 – 13:50 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di upacara virtual peringatan Hari Pancasila. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Hari Lahir Pancasila yang diperingati Setiap 1 Juni diharapkan menjadi batu loncatan agar bangsa Indonesia bangkit dan melakukan lompatan tinggi dalam penanganan pandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Senin (1/6).

BACA JUGA: Tegas! Ganjar Siap Seret Oknum yang Korupsi saat Pandemi Corona ke KPK

Karena masih dalam situasi pandemi, upacara yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pun digelar secara virtual.

"Dari sisi perayaan tentu sangat sederhana dan cepat. Penuh nuansa yang berbeda karena kita sedang mengalami Pandemi COVID-19 ini," kata Ganjar.

BACA JUGA: Pak Ganjar Kecewa Lagi, Masih Ada Warga yang Ancam dan Intimidasi Perawat

Namun, menurut Ganjar, pelaksanaan upacara yang diikuti oleh seluruh kepala lembaga negara, menteri dan gubernur serta bupati/wali kota seluruh Indonesia justru jadi pemantik semangat yang lebih besar untuk melawan Corona.

"Ada semangat yang kita bangun dan ini persis semangat Pancasila, di mana kita diminta untuk, ya hari ini saatnya kita membuktikan nilai-nilai Pancasila itu ada," kata Ganjar.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Banyak yang Bela Ruslan Buton, Fadli Zon Kena Kick Mahfud MD?

Dalam konteks penanganan Pandemi COVID-19, Ganjar Pranowo mengatakan Pancasila sejak awal dikumandangkan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, telah memiliki ajaran inti, yaitu gotong royong.

"Nah hari ini sebenarnya kita sedang membuktikan kemampuan bangsa untuk bisa gotong royong dan bangkit dari situasi Pandemi COVID-19 ini untuk melompat lebih tinggi lagi," katanya.

Menurut Ganjar, sudah sepatutnya di peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yang masih dalam situasi Pandemi senjata pamungkas yang dimiliki bangsa ini bisa benar-bena, diterapkan.

Secara inti ajaran maupun pemaknaan dari setiap sila-nya. Sila pertama misalnya, menurut Ganjar sudah sepatutnya masyarakat selalu memohon kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berdoa agar bangsa ini diberikan keselamatan, diberikan kekuatan.

Untuk sila kemanusiaan yang adil dan beradab, kata Ganjar, ada nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. 

Sila ini mengajarkan agar masyarakat bersatu dan melakukan perlawanan Corona dengan cara-cara yang cerdas.

"Teksnya (Pancasila) sudah dan saya kira semua orang hafal nah sekarang konteksnya untuk kita amalkan dalam konteks Pandemi ini untuk kita bangkit. Jadi di antara musibah itu selalu ada berkah, kita bisa bercermin dan harus membuat lompatan-lompatan agar kita tetap bisa survive," tegasnya.

Sementara Presiden Joko Widodo dalam amanatnya menyampaikan di tengah Pandemi COVID-19 ini nilai Pancasila harus bekerja dalam setiap sendi kehidupan dalam setiap pengambilan kebijakan.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkokoh tali persatuan dan gotong royong.

"COVID-19 ini menguji kepatuhan kita, ketenangan dalam mengambil langkah dan kebijakan. Dalam menangani ujian tersebut Pancasila tetap kita jadikan rujukan dalam setiap menghadapi tantangan," pungkasnya. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler