Hasil Autopsi, Paru-paru Adam Terluka

Jumat, 19 Mei 2017 – 09:27 WIB
Muhammad Adam, taruna Akpol yang tewas di tangan seniornya REPRO FEDRIK TARIGAN/Jawa Pos/JPNN.com

jpnn.com, SEMARANG - Hasil autopsi Kepolisian Daerah Polda Jawa Tengah menunjukkan betapa kerasnya dentuman pukulan yang diterima Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Muhammad Adam.

Autopi yang dilakukan Kamis (18/5) menunjukkan, paru-paru korban terluka. Adam meninggal dunia sekira pukul 08.00 WIB diduga setelah mendapat penyiksaan dari seniornya.

BACA JUGA: Taruna Akpol Tewas, Pukulan Keenam Membuat Adam Tak Sadarkan Diri

Kabidhumas Polda Jateng Kombespol Djarod Padakova menyatakan, sebelum autopsi dilakukan, pihaknya meminta persetujuan keluarga korban.

"Ibu dan kakaknya yang datang ke RS Bhayangkara Semarang," ucap Djarod seperti yang dilansir Radar Semarang (Jawa Pos Group), Jumat (19/5).

BACA JUGA: Betapa Geramnya Kapolri dengan Kasus Tewasnya Taruna Akpol

Djarod menambahkan, selain paru-paru Adam terluka, hasil autopsi juga menunjukkan ada luka memar bekas pukulan di dada kiri dan kanan korban.

Menurut keterangan hasil autopsi tim medis, korban tewas karena mengalami gagal napas sehingga kekurangan oksigen.

BACA JUGA: Taruna Akpol Tewas dengan Luka Lebam di Dada dan Jari

"Hasil otopsi sudah keluar. Korban luka di bagian paru-paru kanan dan kiri karena tekanan kuat. Kemudian, korban pingsan dan kekurangan oksigen," katanya.

Djarod menjelaskan, kepolisian telah menemukan dua barang bukti di lokasi kejadian.

Barang bukti yang telah disita tersebut adalah kopel alias sabuk dan tongkat kecil terbuat dari plastik.

Saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait kepemilikan barang itu.

"Ada kopel atau sabuk, kemudian ada benda tumpul tongkat 20 cm dari plastik. Ditemukan di flat A, ruang kosong yang disebut gudang, berkumpulnya di situ. Kopel milik siapa belum tahu. Masih didalami," ucapnya. (idr/c10/ang)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler