Hasil Survei: Masyarakat Menginginkan Machfud Arifin-Mujiaman jadi Pemimpin

Jumat, 04 Desember 2020 – 22:16 WIB
Machfud Arifin-Mujiaman. Foto: dok for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pencoblosan Pilwali Surabaya 2020 sudah di depan mata. Tersisa 5 hari lagi sebelum masyarakat menentukan siapa yang akan jadi pemimpin selanjutnya untuk Kota Surabaya.

Kendati demikian, masyarakat Kota Surabaya tentunya sudah mengambil keputusan siapa yang akan menjadi penerus pemerintahan Tri Rismaharini.

BACA JUGA: Dukungan Kalangan Alim Ulama untuk Machfud Arifin-Mujiaman Makin Menguat

Jika melihat data survei yang dirilis oleh Accurate Research and Consulting (ARC) Indonesia, masyarakat menginginkan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman menjadi pemimpin Surabaya.

Tercatat, elektablitas Machfud Arifin-Mujiaman mengungguli Paslon Eri-Armuji di persentase 49,81 persen berbanding 41,27 persen menjelang hari pencoblosan Pilwali Surabaya 2020.

BACA JUGA: Kapolda Metro Jaya Ancam Sikat Ormas Berperilaku Preman, Warning Buat FPI?

Artinya, elektabilitas pasangan yang dikenal peduli Machfud Arifin dan Mujiaman unggul hingga 8,54 persen dari lawannya.

"Dengan ini paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman unggul dari pesaingnya sebesar 8,54 persen menjelang pencoblosan," kata Direktur Eksekutif ARC Indonesia Baehaqi Siraj dalam siaran pers, Jumat.

BACA JUGA: Survei MSI: Elektabilitas Tuty Hamid-Richard di Pilkada Banggai Laut Tertinggi

Sebelumnya, keinginan masyarakat Kota Surabaya agar Machfud Arifin-Mujiaman menjadi pemimpin Surabaya telah terekam jelas oleh lembaga survei berdasarkan hasil Pilpres 2019, Poltracking Indonesia.

Dari hasil survei lembaga binaan Hanta Yuda tersebut, Machfud Arifin-Mujiaman unggul telak dengan selisih 17,6 persen suara.

Yang mana jika diperinci, Machfud Arifin-Mujiaman memperoleh elektabilitas sebesar 51,7 persen dan pesaingnya yakni Eri-Armuji hanya 34,1 persen.

"Dengan simulasi surat suara elektabilitas pasangan Machfud Arifin-Mujiaman 51,7 persen dan Eri-Armuji 34,1 persen," ungkap Manajer Riset Poltracking Indonesia, Masduri.

Poltracking Indonesia menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Jumlah sampel dalam survei tersebut adalah 1200 responden dengan margin of error +/- 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (rdo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler