Hati-hati Penipu Mulai Bermunculan

Setengah Juta Calon Mahasiswa Mendaftar SNM PTN 2011

Senin, 30 Mei 2011 – 06:12 WIB

JAKARTA - Panitia pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) 2011, optimis ujian tulis SNM PTN bisa dimulai serentak besok (31/5)Dari 551.117 pembeli PIN, yang benar-benar mendaftar mencapai 540.928 orang

BACA JUGA: 540.928 Peserta SNMPTN 2011 Berebut Kursi

Panitia mewanti-wanti supaya para pendaftar tidak terkecoh upaya penipuan.

Ketua Panitia SNM PTN 2011 Herry Suhadiyanto menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan laporan munculnya modus-modus penipuan
Untuk kepentingan pendalaman, rektor IPB itu belum bisa membeber lokasi-lokasi upaya penipuan tersebut

BACA JUGA: ITB Buka S2 Entrepreneurship

"Intinya harus waspada, dan jangan mudah tergiur iming-iming penipu," tandasnya di Jakarta kemarin (29/5).

Herry hanya menjelaskan, jika para penipu ini mulai beraksi di daerah-daerah yang memiliki kampus dengan jumlah pendaftar besar
Dari catatan panitia SNM PTN, daerah dengan kampus yang menyedot pendaftar tinggi diantaranya Surabaya, Malang, Yogjakarta, Bandung, Bogor, dan Jakarta.

Modus yang tercium panitia diantaranya adalah, ada penipu yang mulai bergerilya di lembaga bimbingan belajar (LBB)

BACA JUGA: Ongkos Daftar ke Sekolah RSBI Dipatok Rp50 Ribu

Di LBB, mereka pertama mencari data-data peserta bimbingan yang bakal ikut ujian tulis SNM PTNSelanjutnya, berbekal data tadi, orang yang ingin menipu memberikan penawaran langsung ke pendaftar SNM PTNBisa langsung ke rumah maupun di pelataran LBB.

Menurut Herry, seluruh penipu tadi mengiming-imingi bisa lulus SNM PTNCaranya diantara adalah diberi janji bakal dikirim SMS kunci jawaban saat ujian berlangsungSelain itu, para penipu ini bakal mengkoordinir beberapa pendaftar ujian tulis untuk briefing di sebuah lokasi dengan bekal bocoran soal ujian tulis SNM PTN"Semua ini bohongItu adalah upaya penipuan," tegas Herry.

Apalagi, para penipu itu kebayankan meminta imbalan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta kepada mahasiswa setelah dinyatakan lulus ujianMenurut Herry, siswa tadi bisa jadi lulus karena memang dirinya mampu"Jadi rugi kan kalau sampai menyetor uang sebesar itu kepada penipu," tuturnyaDia berharap, para pendaftar tidak terkecoh sama sekali dengan bujuk rayu para penipuHerry paham jika saat ini para pendaftar memiliki tekanan psikologi yang tinggi menjelang ujian.

Terkait distribusi logistik ujian, Herry mengatakan sudah di masing-masing panitia lokal (panlok)Dia menyebutkan, per Mingu (29/5) panlok sudah mulai memasang nomor ujian di lokasi ujian tulisHerry juga menyangkal jika telah terjadi kebocoran soal ujian tulis SNM PTN"Selama ini, semua proses persiapan berjalan lancar," tandasnya.

Hambatan yang masih mengganjal panitia hingga saat ini adalah belum bisa mencetak lembar soal dan jawaban untuk tuna neteraMenurut Herry, panitia belum bisa mencetak soal dengan huruf BrailleSebagai solusinya, panitia akan mendikte pendaftar tuna netra.

Di bagian lain, Bendahara SNM PTN 2011 Rohmat Wahab menuturkan hingga kemarin belum mendapatkan laporan keadaan darurat dari panlokDengan kondisi ini, rektor UNY itu optimis ujian tulis SNM PTN bisa digelar serentak 31 Mei dan 1 Juni depan"Jika muncul kondisi darurat, panlok segera lapor supaya segera di atasi," terangnya.

Diantara kondisi darurat itu adalah banjir, longsor, dan angin puting beliung yang berpotensi merusak lokasi ujianUntuk tahun ini, panitia mencatat ujian tulis digelar di 22.660 kelasDia juga berpesan, seluruh peserta harus sudah melihat lokasi ujian sehari sebelum ujian berlangsung

Terkait kondisi ruangan, Rohmat mengakui sempat mendapatkan keluhan dari beberapa panlok yang mengalami kondisi overloadSeperti yang dialami panlok Malang"Tapi bisa segera di atasiDan tidak sampai menyulitkan pendaftar," tandasnya.

Rohmat menuturkan, tahun ini pendapatan dari pembelian PIN mencapai Rp 81 miliar lebihNilai melambung dari pendapatan tahun lalu yang tercatat Rp 70-an miliarTahun ini, panitia SNM PTN juga mendapatkan kucuran bantuan dari Kemendiknas sebesar Rp 50 miliar

Guru besar pendidikan anak usia dini (PAUD) itu menjelaskan, seluruh pemasukan digunakan untuk keberlanjutan proses SNM PTN selanjutnyaDiantaranya, digunakan untuk membeli peralatan-peralatan pengelolaan data base calon mahasiswa"Peralatan ini mulai dari di tingkat panlok hingga pusat (Ditjen Pendidikan Tinggi, red)," jelasnya.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Musliar Kasim menjelaskan, selain konsentrasi pada ujian tulis SNM PTN, panitia juga bersiap menggelar ujian keterampilan SNM PTNTotal peserta ujian keterampilan ini, 25.177 pendaftarDiantaranya adalah untuk program studi olah raga, seni rupa, tari, dan musik.

Ujian keterampilan ini digelar pada 3-4 JuniRohmat menjelaskan, meskipun pemerintah menetapkan 3 Juni sebagai cuti bersama, tidak berpengaruh pada pelaksanaan ujian keterampilan"Ujian tetap dijalankan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," terang rektor Universitas Andalan Padang itu(wan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Disiapkan Beasiswa Penghafal Quran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler