HB X Jadi Gubernur DIY Lagi, DPRD Berterima Kasih ke Jokowi

Selasa, 10 Oktober 2017 – 22:55 WIB
Presiden Joko Widodo saat melantik Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam X sebagai gubernur dan wakil gubernur DIY periode 2017-2022 di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/10). Foto: Biro Pers Sekretariat Kepresidenan

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah secara resmi Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam X sebagai gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2017-2022. Pelantikan digelar di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/10) berdasar Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2017.

Sebelum pelantikan digelar, ada prosesi unik. Presiden Jokowi bersama Sultan HB X, PA X dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melakukan kirab dengan kawalan Paspampres dari Istana Merdeka menuju Istana Negara.

BACA JUGA: Sultan Tak Tahu Ada Masjid Dirusak di Wilayahnya

Selanjutnya, Presiden Jokowi memandu Sultan HB X dan PA X mengucapkan sumpah sebagai gubernur dan wakil gubernur DIY periode 2017-2022. Pengucapan sumpah dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

Sultan HB X yang ditemui usai pelantikan mengatakan bahwa dirinya bersama PA X akan tetap menyampaikan visi dan misinya di depan sidang paripurna DPRD DIY dalam waktu dekat. Menurutnya, kini saatnya Yogyakarta juga peduli pada sektor kelautan.

BACA JUGA: Resmi, Duet Sultan dan Paku Alam Pimpin DIY Lagi

"Bagaimana visi misi yang sudah disampaikan bahwa Yogya ini sekarang pintunya menghadap ke selatan, dalam arti memprioritaskan Samudra Indonesia, Samudra Hindia bisa menjadi kekuatan baru bagi masyarakat Yogya," ucap Sultan.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu menambahkan, DIY bukanlah provinsi dengan wilayah luas. Karena itu, ketersediaan tanah pun sangat terbatas sehingga tidak mungkin bicara sektor pertanian sebagai kekuatan baru.

BACA JUGA: Masa Jabatan Hampir Berakhir, Sri Sultan Menghadap Jokowi

"Jadi kami mencoba pantai selatan jadi kekuatan baru, sesuai dengan strategi maritim kami garap pengembangan bahari," tegasnya.

Dia menambahkan, pengembangan sektor bahari tidak sekadar membangun infrastrukturnya. Sebab, hal itu juga terkait upaya membangun masyarakat berbudaya maritim.

"Negara kita disatukan lautan. Jadi budaya maritim itu yang sudah ada sebagai dasar filosofi atau budaya masyarakat di Jawa itu saya kira perlu dibangkitkan kembali. Bisa menjadi kekuatan baru masyarakat egaliter seperti itu," jelas dia.

Sedangkan Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan, pelantikan Sultan HB X dan PA X sebagai gubernur dan wakil gubernur memiliki makna strategis. Menurutnya, pelantikan itu juga menegaskan DIY sebagai daerah istimewa yang memiliki makna strategis bagi Indonesia.

Wakil Gubernur DIY Paku Alam X bersama Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.

"Kami bersyukur pelantikan oleh Presiden RI berjalan lancar. Terima kasih, Presiden Jokowi," kata Eko.

Politikus muda PDI Perjuangan itu menambahkan, posisi strategis DIY harus bisa membawa peran bagi Bangsa Indonesia dalam proses nation and character building. Karena itu dia berharap agar rakyat DIY bisa lebih sejahtera, sesuai harapan bersama dalam NKRI.

"Kami berkomitmen mewujudkan DIY sebagai pelopor persatuan nasional, pelopor pelaksanaan Pancasila baik dalam kebijakan pembangunan maupun kehidupan sehari masyarakat," kata Eko.(fat/jpnn/riz/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada JITEX untuk Promosikan Destinasi Wisata Baru di DIY


Redaktur : Antoni
Reporter : Antoni, M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler