Heboh! Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus

Rabu, 21 Oktober 2015 – 06:02 WIB
BESUK : Kapolsek Jatiuwung Kompol Rully Indra Wijayanto melihat bayi laki-laki yang ditemukan di dalam kardus di Jatiuwung, Kota Tangerang, kemarin. Foto: Feby Firmansyah/ Indopos

jpnn.com - TANGERANG – Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kardus di Kampung Cikoneng Baru, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (20/10) dini hari.

Bayi yang diduga merupakan hasil hubungan gelap ini, sengaja dibuang oleh orangtuanya untuk menutup aib dimata keluarga.  Namun, beruntung bayi yang tidak berdosa itu berhasil diselamatkan warga. Untuk mendapatkan pertolongan warga sekitar langsung membawa bayi yang baru lahir itu ke bidan terdekat.

BACA JUGA: Gubernur Ahok Dipanggil DPRD Kota Bekasi, Kok Bisa? Ada Apa?

Menurut Tri Wahyuningsih, bidan yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan bayi tersebut, saat diserahkan kepada dirinya kondisi bayi dengan berat 2,8 kg dengan panjang 50 cm itu dalam kondisi mengenaskan dan menderita dehidrasi.

”Agar kondisi kesehatan bayi tidak terus turun, akhirnya saya menaruhnya di Inkubator,” ujar Tri kepada wartawan, Selasa (20/10).

BACA JUGA: Pemerintahan Jokowi-JK Berusia Satu Tahun, Ini Penilaian dari Ketua DPRD DKI

Kapolsek Jatiuwung Kompol Rully Indra Wijayanto mengatakan, bayi tersebut ditemukan di belakang rumah salah satu warga sekitar pukul 03.40 WIB. Bayi tersebut ditinggalkan di dalam sebuah kardus bersama perlengkapan bayi.

”Warga awalnya mendengar suara tangisan bayi. Saat dicari ternyata ada bayi tersebut di dalam kardus, sudah diselimuti kain dan ada perlengkapan seperti popok,” katanya.

BACA JUGA: Bang Uchok duga Kongkalikong Pimpinan DPR dengan Pengembang

Kemudian bayi itu dibawa ke klinik kawasan Gandasari untuk mendapat perawatan. Diduga bayi berumur sekitar dua minggu. ”Berat bayi sekitar 2,8 Kg dengan panjang 50 cm. Kondisi bayi sehat,” kata Rully.

Terkait motif dibuangnya bayi tersebut, Rully mengaku masih menyelidikinya apakah memang karena hasil hubungan gelap. ”Pelaku pembuang bayi harus kita tangkap dulu untuk tahu motifnya,” pungkasnya. (feb)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setahun Pemeritahan Jokowi-JK, Bus Transjakarta Berhenti Operasi Jika...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler