Heboh Video Anies Tak Akan Mengkhianati Prabowo, Muzani: Politikus yang Dipegang Omongan

Kamis, 06 Oktober 2022 – 18:29 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9). Foto: Aristo Setiawan/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut janji yang dilayangkan politikus dan pemimpin selalu dipegang. 

Dia mengatakan hal itu untuk menyikapi video heboh yang memperlihatkan Anies Baswedan tidak akan mengkhianati Ketum Gerindra Prabowo Subianto. 

BACA JUGA: Pengamat: NasDem Mantap 100 Persen Dukung Anies, Kecuali Ada

"Coba tanyakan kepada Pak Anies, itu video asli atau bukan, hoaks atau asli. Kira-kira seperti itu, politikus dan pemimpin yang dipegang omongan," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).

Video yang merekam Anies tidak mengkhianati Prabowo Subianto belakangan menguat setelah menerima dukungan NasDem sebagai capres 2024.

BACA JUGA: NasDem Ditinggal Kader Seusai Deklarasi Anies Sebagai Capres, Pengamat: Hal Lumrah

Anies dideklarasikan sebagai capres 2024 dan bakal berhadapan dengan Prabowo yang diusung Gerindra sebagai kontestan Pilpres 2024.

Muzani tidak memungkiri Prabowo adalah sosok yang mengangkat Anies dalam kancah perpolitikan nasional.

BACA JUGA: Setelah Diumumkan jadi Capres NasDem, Anies Bakal Menemui AHY di DPP Demokrat

Prabowo yang memberikan persetujuan untuk Anies menjadi cagub DKI Jakarta 2017 meskipun beberapa kader Gerindra mengingatkan potensi eks rektor Universitas Paramadina itu menjadi capres 2024.

"Banyak yang mengingatkan bahwa Anies nanti berpotensi menjadi capres yang bisa menyaingi Pak Prabowo. Banyak yang mengingatkan, termasuk saya diingatkan oleh banyak orang," ungkap Muzani. 

Dia mengatakan Prabowo bergeming dan tetap memilih alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu meskipun sudah diingatkan.

Muzani mengatakan Prabowo mengedepankan kepentingan masyarakat luas sehingga tetap mendorong Anies menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017. 

"Kepentingan dan kemaslahatan Jakarta lebih diutamakan daripada kepentingan dan kebutuhan politik kami," kata Muzani.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres untuk Pilpres 2024 pada Senin (3/10) pagi.

Menurut Surya, partainya memilih figur terbaik untuk pilpres yang akan datang.

Mantan kader Golkar itu mengatakan parpolnya mencari anak-anak bangsa dengan kapasitas baik dari kelompok mana pun.

Selanjutnya, NasDem memilih yang terbaik dari figur-figur yang baik itu.

"Makanya, yang dicari NasDem adalah yang terbaik daripada yang baik-baik. Inilah kenapa akhirnya NasDem melihat sosok Anies Rasyid Baswedan," ujar Surya Paloh. (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler