Hehehe... Pembalap Liar Menangis saat Digelandang ke Kantor Polisi

Senin, 18 Januari 2016 – 11:36 WIB
Polisi mengamankan para pebalap liar di simpang bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Minggu. Foto: Riau Pos / JPNN

jpnn.com - PEKANBARU - Puluhan pembalap liar di simpang bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru kocak kacir saat tim Polsek Bukit Raya menggelar razia, Minggu (17/1) dini hari. 

Sedikitnya 15 kendaraan sepeda motor yang tidak memiliki bukti surat-surat dan kelengkapan lainnya langsung diamankan ke Polsek Bukit Raya. Saat polisi bergerak puluhan pengendara tampak panik, bahkan sebagian diantara mereka kabur meninggalkan sepada motornya.

BACA JUGA: Pergoki Berduaan Bersama Istri Sah, Suami Hajar Istri Siri hingga Babak Belur

Beberapa pembalap yang berhasil diamankan menangis ketika dibawa ke kantor polisi.

Memang mayoritas pembalap liar yang kerap muncul disaat malam liburan sering berkumpul di sana adalah para remaja, tanpa adanya alat pengaman dan pelindung diri mereka nekat beraksi memacu kendaraan.

BACA JUGA: Lagi Asyik, Pasangan Selingkuh Tepergok Pemilik Kebun

Kapolsek Bukit Raya Kompol Ricky Ricardo SIK mengatakan bahwa razia balap liar yang dilakulan pada dini hari merupakan suatu tindakan pencegahan para pelaku kriminal jalanan yang saat ini semakin marak. ”Aksi begal jambret dan perampasan kerap terjadi, dan pelakunya mayoritas adalah anak dibawah umur, untuk itu kami  melakukan upaya penanganan dini dalam pencegahan,'' terang Kapolsek.

Diharapkan dengan rutinya dilaksanakan razia ini tindak kejahatan jalanan semakin kurang. Mengenai beberapa remaja yang tertangkap, Kapolsek mengatakan mereka baru bisa keluar setelah orang tua mereka masing-masing datang menjemput diPolsek.

BACA JUGA: Air Sudah Mengalir, PDAM Akhirnya Minta Maaf

''Jadi kami juga berharap peran orang tua untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak berbuat perbuatan yang melanggar hukum,'' tutupnya.

Polsek Tampang juga melaksanakn razia yang sama. Jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Tampan, Sabtu (16/1) malam tempat dilaksanakan razia. Polisi juga berpakain lengkap dengan menggunakan baju anti peluru.

Hasilnya petugas mendapati 14 kendaraan bermotor yang tidak memiliki kelengkapan surat, dan atribut kendaraannya. Satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam, sempat diamankan karena tidak melengkapi surat-suratnya.

Kapolsek Tampan Kompol Ari Setiyawan Wibowo SH SIK, mengatakan selain mencegah terjadinya kejahatan jalanan, juga untuk mencegah teror ISIS yang beberapa hari belakangan menteror beberapa tempat di Indonesia.

''Kami juga sedang mengincar detonator yang hilang di Inhu, informasinya sedang beredar di Pekanbaru,'' terangnya.

Ari mengatakan dari razia yang dilaksanakan memang tidak ditemukan barang-barang berbahaya. ''Ini akan terus kami laksanakan,'' tutupnya. (hsb/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kisah Istri Cantik yang Terobsesi Model Internasional, Abaikan Suami


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler