Hentikan Perselisihan Kelompok Pro dan Kontra Jokowi  

Selasa, 08 Mei 2018 – 06:48 WIB
Massa #2019 Ganti Presiden dan #DiaSibukKerja berpapasan dan ricuh di arena di Car Free Day, Minggu (29/4). FOTO: MUHAMAD ALI/JAWAPOS

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin dengan maraknya perang tanda pagar di media sosial antarpendukung Joko Widodo dan bukan. 

Menurut Bamsoet, kondisi ini sangat tidak menggembirakan bagi kedamaian masyarakat. 

BACA JUGA: Kata Siapa Gerakan #2019GantiPresiden Menguntungkan Prabowo

"Situasi yang tidak menggembirakan dan mengkhawatitkan justru bagi kelangsungan hidup damai di tengah masyarakat," ujar Bamsoet di gedung DPR, Jakarta.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengimbau kepada masyarakat yang terbelah antara pendukung Jokowi dan non-Jokowi agar lebih dewasa dalam membangun opini publik dan memprovokasi masyarakat dengan cara-cara yang elegan. 

BACA JUGA: Bamsoet Serukan Jihad Melawan Korupsi

"Karena kalau dibiarkan perang tagar hari ini ganti presiden, besok muncul lagi orang Jokowi dua periode, lalu dua kelompok ini bertemu, ini berbahaya," paparnya. 

Menurut Bamsoet, kondisi semacam ini tidak hanya terjadi di DKI Jakarta saja. Berdasar laporan, kata dia, sudah hampir merambat di seluruh Indonesia. 

BACA JUGA: Sandiaga Uno dan Taufik Adu Argumen Soal #2019GantiPresiden

"Termasuk dalam kegiatan-kegiatan car free day (di daerah). Ini harus dihentikan," kata Bamsoet. 

Dia mengatakan bersaing boleh-boleh saja, tapi tetap dengan kesadaran bahwa yang dibutuhkan adalah keamanan atau kehidupan yang lebih baik dalam berpolitik.

Mantan ketua Komisi Hukum DPR itu mendorong aparat keamanan agar menjalankan tugasnya dengan tegas tanpa pandang bulu. Dia mengatakan jika misalnya ada kelompok ganti presiden itu dilarang atau dibatasi, begitu juga yang pro presiden juga harus sama. 

"Jadi harus seimbang," tegasnya. "Rakyat akan marah kalau ada perlakuan yang tidak adil. Maka semua harus dilarang," tambah Bamsoet. 

Dia mengatakan, semua harus kembali kepada kampanye yang elegan tanpa memancing keributan yang mengancam keamanan dan berpotensi memecah belah sesama anak bangsa. (boy/jpnn)

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua DPR: Jangan Larang Bagi-Bagi Sembako


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler