Hilang 5 Hari di Tengah Laut, Sahrul & Mukhtar Ditemukan Selamat, Mukjizat

Selasa, 28 Juni 2022 – 21:37 WIB
Petugas Pos SAR Tanjung Balai Karimun bersama Polairud melakukan pencarian nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang hilang kontak, Senin (27/6) kemarin. (ANTARA/HO-Pos SAR Tanjung Balai Karimun)

jpnn.com, KEPULAUAN MERANTI - Lima hari hilang, dua orang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Provinsi Kepulauan Riau ditemukan selamat.

Kedua nelayan itu hilang kontak saat melaut di perairan Tanjung Balai Karimun sejak Kamis (23/6).

BACA JUGA: Suami Istri di Banyuasin Sumsel Dibunuh Secara Sadis, Mayatnya Dibuang Terpisah

Kepala Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang, Perdana Noriowati mengatakan dua orang tersebut ditemukan oleh nelayan yang kebetulan melintas di perairan Pulau Pambang, Bengkalis pada Senin (27/6) malam.

"Alhamdulillah, keduanya sudah ditemukan selamat. Korban sudah dievakuasi, saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Rangsang," kata Perdana.

BACA JUGA: AS dan Siswi SMK Baru Kenalan, Tangan Sudah Masuk ke Baju

Nelayan yang menemukan tersebut mengabarkan bahwa dua orang yang hilang itu telah ditemukan dan sudah berada di kapalnya.

"Kabarnya, kapal yang mereka naiki hanyut atau terseret hingga di perairan Pulau Pambang. Yang jelas nanti diinformasikan lagi kronologis kejadiannya," jelas dia.

Kepala Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Khairul Nazri yang sebelumnya melakukan pencarian bersama tim gabungan Polairud dan pihak lainnya telah mendapatkan informasi terkait diketemukan dua nelayan tersebut.

"Info dari keluarga korban sudah ditemukan. Cuma, kami lagi mendalami kebenarannya," ujar Khairul.

Perahu yang dikemudi dua orang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti dilaporkan hilang kontak di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau - Selat Malaka.

Adapun nelayan yang juga ikut hilang dalam peristiwa itu adalah Sahrul (36) dan Mukhtar alis Atan Nogoh (60). Keduanya merupakan warga Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapal tersebut diketahui bertolak dari Tanjung Balai Karimun menuju Desa Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang sejak Kamis (23/6) pukul 16.00 WIB.

Kapal berukuran 2 GT bermesin dompeng itu mengangkut barang-barang berupa kasur dan barang-barang lainnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler