Hilang Tenggelam, Dias Sandriah Belum Ditemukan, Mohon Doanya

Kamis, 23 September 2021 – 04:23 WIB
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di tengah laut dalam upaya pencarian Dias Sandriah, remaja 14 tahun asal Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Korban hilang tenggelam di Pantai Kebonkalapa, Palabuhanratu pada Minggu, (20/9). Foto: ANTARA/HO/Basarnas

jpnn.com, SUKABUMI - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian Dias Sandriah, remaja 14 tahun asal Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang hilang tenggelam di Pantai Kebonkalapa, Palabuhanratu pada Minggu (19/9).

Pada operasi SAR hari ketiga atau Rabu, personel SAR gabungan dibagi menjadi beberapa tim, untuk melakukan pencarian serta penyisiran di laut dan darat.

BACA JUGA: Usai Diperiksa, Irjen Napoleon Bonaparte Diisolasi

Sejak pagi, puluhan personel disebar sesuai titik lokasi pencarian masing-masing.

"Hari ketiga pencarian, kami mengerahkan kekuatan penuh yang bekerja sama dengan tim SAR lainnya, seperti Polair Polres Sukabumi, TNI AL maupun sukarelawan potensi SAR, dan memperluas area pencarian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Rabu malam.

BACA JUGA: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Istri Muda Yosef Buka Suara

Search and Rescue Unit (SRU) pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu dan rubber boat dengan luas area enam nautical mil (NM) persegi dari lokasi kejadian.

Kemudian SRU kedua fokus pencarian menggunakan speed boat patroli Polair Polres Sukabumi dengan luas area yang sama.

Kemudian, penyisiran di darat juga diperluas. Pencarian yang dilakukan di pesisir pantai ini, personel yang dikerahkan memantau berbagai titik yang kemungkinan korban terbawa arus laut hingga ke darat dengan jarak 12 km dari lokasi kejadian.

Namun, hingga hari menjelang malam dan kondisi di lokasi mulai gelap, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan ataupun mendapatkan tanda-tanda keberadaan korban.

Karena itu diputuskan agar pencarian ditunda dan dilanjutkan pada Kamis (23/9).

"Seluruh personel sudah berusaha maksimal dan mengerahkan peralatan utama. Tetapi tim masih belum berhasil menemukan korban, dan diharapkan pencarian di hari keempat atau Kamis bisa membuahkan hasil," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler