Hinca Menilai Acara di Gereja Perlu Dikurangi

Senin, 29 Maret 2021 – 18:48 WIB
Hinca Panjaitan. Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan menyarankan jumlah acara di gereja perlu dikurangi menyambut Jumat Agung dan Hari Raya Paskah pada 2 dan 4 April 2021.

Hinca mengatakan itu menyusul ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

BACA JUGA: Perempuan Bercadar Pemilik 70 Anjing di Bogor Relakan Sebagian Peliharaannya Direlokasi, tetapi...

"Tentu demi keselamatan semua, saya sepakat untuk acara di gereja dikurangi," kata Hinca di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/3).

Menurut dia, acara di gereja menyambut Jumat Agung dan Hari Raya Paskah cukup digelar secara daring.

BACA JUGA: Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Terungkap

Umat kristiani telah terbiasa ibadah daring selama pandemi Covid-19.

"Selama ini karena Covid-19, umat juga sudah daring. Apaagi seperti ini, demi keselamatan bersama," ujar Hinca.

Namun, legislator daerah pemilihan Sumatra Utara III itu juga meminta negara dan aparat penegak hukum menjamin keselamatan umat yang berencana beribadah ke gereja secara langsung.

"Tidak boleh situasi ketakutan pergi ke gereja terus berlangsung, karena itu negara harus hadir," beber Hinca.

Sementara itu, polisi terus mengusut kasus serangan bom bunuh diri yang dilakukan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Identitas para pelaku pun mulai terungkap.

Pelaku inisial L, yang merupakan teroris jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

"Sudah kami dapatkan inisial L (pelaku pengeboman, red). Jadi, yang bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu telah kami amankan," ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Minggu kemarin. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler